Era John Herdman Dimulai, Timnas Indonesia Fokus Matangkan Taktik 

sport.fin.co.id - 25/03/2026, 09:53 WIB

Era John Herdman Dimulai, Timnas Indonesia Fokus Matangkan Taktik 

Pelatih John Herdman fokus perkuat pertahanan Timnas Indonesia jelang laga FIFA Match Day.

fin.co.id -  Di bawah langit mendung Stadion Madya, Senayan, Selasa (24/3/2026) sore, aroma perubahan tercium kuat dari lapangan hijau. John Herdman, sang arsitek anyar yang dikenal dengan ketelitiannya, tidak sekadar meniup peluit latihan. Ia sedang memasang fondasi baru bagi sepak bola Indonesia dengan sentuhan teknologi dan disiplin yang tak kenal kompromi.

Sesi latihan hari kedua menjelang FIFA Series 2026 ini bukan sekadar pemanasan fisik. Herdman membawa "laboratorium" taktik ke lapangan. Sebelum sepatu menyentuh rumput, para pemain dikumpulkan di aula basket GBK untuk membedah strategi melalui layar video. Sebuah pendekatan visual yang jarang terlihat di era sebelumnya.

"Ini soal efisiensi. Kami ingin pemain datang ke lapangan dengan otak yang sudah tahu harus berbuat apa," ujar pelatih asal Inggris tersebut.

Taktik di Balik Layar

Bek andalan, Rizky Ridho, mengakui ada pengalaman berbeda yang ia rasakan. "Sangat detail. Kami melihat rekaman video di lapangan untuk memahami posisi setiap jengkal langkah. Ini memberikan perspektif baru bagi kami dalam memahami taktik," ungkapnya.

Namun, di tengah semangat pembaruan itu, Herdman harus menghadapi musuh klasik: waktu. Hingga Selasa sore, baru 15 dari 24 pemain yang menampakkan batang hidungnya. Sembilan nama, termasuk Emil Audero dan Ragnar Oratmangoen, masih dalam perjalanan atau tertahan agenda klub.

Dengan laga pembuka melawan Saint Kitts and Nevis yang hanya menyisakan tiga hari (Jumat, 27/3), absennya hampir 40 persen kekuatan tim tentu menjadi alarm. Namun, Herdman tetap tenang. Baginya, ketimpangan intensitas pemain yang datang dari liga berbeda adalah "makanan sehari-hari" pelatih level internasional.

"Staf kami memiliki pengalaman 20 tahun untuk menyusun sistem dalam waktu sempit. Kami harus bekerja secara taktis dengan sangat cepat," tegas Herdman yang optimistis dengan struktur kepelatihan yang dibawanya.

Awal Era Baru

FIFA Series 2026 akan menjadi panggung pembuktian pertama apakah metode "modern" ini langsung membuahkan hasil. Kehadiran trio kiper Maarten Paes, Nadeo, dan Cahya Supriadi, serta kembalinya Elkan Baggott dan Sandy Walsh, setidaknya memberikan rasa aman di lini belakang.

Publik kini menanti, apakah debut Herdman di Stadion Utama Gelora Bung Karno nanti mampu menerjemahkan teknologi dan disiplin video menjadi sebuah kemenangan manis. Bagi Garuda, ini bukan sekadar turnamen persahabatan, melainkan ujian pertama sebuah revolusi.

Daftar Skuad yang Telah Merapat Per Selasa, 24 Maret:

• Benteng Pertahanan: Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, Jordi Amat, Dony Tri, Rizky Ridho, Elkan Baggott, Sandy Walsh.

• Mesin Tengah: Beckham Putra, Eliano Reijnders, Yakob Sayuri, Ivar Jenner.

• Ujung Tombak: Ole Romeny, Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.