Statistik Bukan Segalanya, Barito Putera Curi Tiga Poin dari PSIS

sport.fin.co.id - 05/04/2026, 18:30 WIB

Statistik Bukan Segalanya, Barito Putera Curi Tiga Poin dari PSIS

PSIS Semarang saat menjamu Barito Putera dalam lanjutan laga Liga 1 di Stadion Jatidiri. (PSIS Official)

fin.co.id -  Dominasi penguasaan bola bukan jaminan kemenangan di atas rumput hijau. Pelajaran berharga itu dipetik PSIS Semarang saat menjamu Barito Putera dalam lanjutan laga Liga 1 di Stadion Jatidiri, Minggu (5/4/2026). Meski mengurung pertahanan lawan sepanjang laga, tim berjuluk "Laskar Mahesa Jenar" itu dipaksa menyerah 0-1 oleh efektivitas serangan balik tamunya.

Sejak peluit pertama dibunyikan, PSIS sebenarnya langsung mengambil inisiatif serangan. Didukung publik sendiri, mereka mendikte permainan dengan mencatatkan penguasaan bola hingga 65 persen. Namun, Barito Putera yang tampil disiplin menunjukkan bahwa organisasi pertahanan yang rapat jauh lebih mematikan daripada sekadar statistik umpan.

Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-24. Berawal dari kelengahan koordinasi di lini belakang PSIS, gelandang berpengalaman Bayu Pradana merangsek ke dalam kotak penalti. Dengan satu sontekan terukur, Bayu menyambut bola liar yang gagal diamankan kiper tuan rumah. Papan skor berubah 1-0 untuk keunggulan "Laskar Antasari".

Tertinggal satu gol, PSIS meningkatkan intensitas serangan. Aliran bola dari kaki ke kaki yang dibangun mencatatkan 347 umpan sukses, jauh melampaui Barito yang hanya membukukan 185 umpan. Sembilan sepak pojok pun didapat tuan rumah, namun tak satu pun yang mampu dikonversi menjadi gol.

Tembok Kokoh Antasari

Memasuki babak kedua, laga berjalan kian keras. Upaya PSIS untuk menyamakan kedudukan terus membentur tembok kokoh yang dibangun anak-anak asuh Barito Putera. Statistik mencatat, tim tamu melakukan 30 tekel sukses untuk memutus alur serangan tuan rumah. Agresivitas ini memaksa wasit merogoh kantong lima kali untuk kartu kuning bagi pemain Barito.

Efektivitas menjadi pembeda mencolok dalam laga ini. Meski hanya memiliki sedikit penguasaan bola, Barito justru lebih mengancam dengan melepaskan enam tembakan tepat sasaran dari 14 percobaan. Sebaliknya, PSIS yang menguasai lapangan justru buntu di sepertiga akhir pertahanan lawan dan hanya mampu menciptakan tiga tembakan on target.

Hingga wasit meniup peluit panjang, upaya spartan PSIS tak membuahkan hasil. Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Barito Putera. Hasil ini membawa pulang tiga poin krusial bagi tim tamu, sekaligus menjadi catatan evaluasi besar bagi PSIS Semarang dalam menjaga konsentrasi lini belakang mereka.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.