Carlos Pena Sesalkan Kelengahan Lini Pertahanan Persita di Kandang Persik 

sport.fin.co.id - 20/04/2026, 10:30 WIB

Carlos Pena Sesalkan Kelengahan Lini Pertahanan Persita di Kandang Persik 

Persita kontra Persik Kediri. (rfh)

fin.co.id -  Persita Tangerang harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-1 dari tuan rumah Persik Kediri pada pekan ke-28 Liga Super 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Senin (20/4/2026). Kelengahan barisan pertahanan di babak pertama menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit namun minim efektivitas tersebut.

Persita sejatinya memulai laga dengan agresif. Skuad asuhan Carlos Pena mampu menekan dan menciptakan sejumlah peluang di menit-menit awal. Namun, satu kesalahan fatal dalam koordinasi pertahanan membuat pemain Persik berdiri bebas tanpa pengawalan di dalam kotak penalti dan menceploskan bola ke gawang Persita.

Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, tak menyembunyikan kekecewaannya atas gol tersebut. Menurutnya, anak asuhnya kehilangan konsentrasi pada momen krusial yang seharusnya bisa diantisipasi.

"Kami memulai permainan dengan sangat baik dan menciptakan peluang. Namun, ada kesalahan jelas yang tidak boleh terjadi; kami membiarkan satu pemain lawan bebas di dalam kotak penalti. Mereka (Persik) mencetak gol dengan mudah tanpa harus berbuat banyak," ujar Pena dalam konferensi pers usai laga. 

Memasuki babak kedua, upaya "Pendekar Cisadane" untuk mengejar ketertinggalan kerap terhenti akibat banyaknya interupsi pertandingan. Pena mengkritik manajemen waktu di lapangan serta keputusan wasit yang hanya memberikan tambahan waktu minim di tengah banyaknya waktu yang terbuang.

"Babak kedua terlalu banyak interupsi dan waktu terbuang. Saya rasa kami juga gagal menciptakan peluang bersih di paruh kedua karena Persik bertahan dengan sangat baik setelah unggul," tambah pelatih asal Spanyol tersebut.

Nada serupa disampaikan kapten tim, Muhammad Toha. Ia mengakui bahwa kegagalan memaksimalkan peluang di awal laga serta adanya celah di pertahanan menjadi penyebab utama kekalahan timnya.

"Sama seperti yang disampaikan pelatih, di babak pertama banyak peluang yang gagal dimaksimalkan. Ada sedikit kesalahan (mistake) yang membuat kami kebobolan. Ini hasil yang tidak kami mau, tapi kami harus segera fokus untuk laga berikutnya," kata Toha.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Persita yang gagal memetik kemenangan dalam tiga laga terakhir. Pena menegaskan bahwa evaluasi utama bukan hanya soal kegagalan mencetak gol, melainkan buruknya konsentrasi saat bertahan. 

"Hal terburuk hari ini bukan sekadar kalah, tapi bagaimana cara kami kebobolan. Kami tidak boleh kehilangan konsentrasi seperti itu karena saat sudah tertinggal, melawan tim dengan pertahanan rapat seperti Persik menjadi sangat sulit," tegas Pena.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.