Duel Tim 'Terseok-Seok' di Super League: Persita Bertekad Putus Rantai Kekalahan di Markas PSIM 

sport.fin.co.id - 29/04/2026, 18:01 WIB

Duel Tim 'Terseok-Seok' di Super League: Persita Bertekad Putus Rantai Kekalahan di Markas PSIM 

Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Persita Tangerang akan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4/2026). Pertandingan ini menjadi panggung bagi dua tim yang sedang terseok-seok di papan klasemen akibat tren negatif yang berkepanjangan.

Persita bertandang dengan beban berat setelah menelan empat kekalahan beruntun. Kondisi serupa dialami tuan rumah PSIM yang belum sekalipun meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir mereka. Di sisa musim ini, kedua tim dituntut untuk segera bangkit demi memperbaiki posisi di klasemen akhir.

Pelatih Kepala Persita Tangerang, Carlos Pena, mengakui timnya berada dalam situasi sulit, namun ia menegaskan bahwa persiapan tim sejauh ini berjalan dengan intensitas tinggi.

"Persiapan sudah bagus, tim berlatih dengan intensitas yang baik. Semua pemain sangat fokus dan menyadari pentingnya pertandingan besok. Kami berharap bisa menjadi versi terbaik untuk mendapatkan tiga poin dari sini," ujar Pena dalam konferensi pers, Rabu (29/4/2026).

Pena tidak ingin meremehkan lawan meski PSIM juga sedang mengalami krisis kemenangan. Menurutnya, kondisi putaran kedua sangat berbeda dibandingkan saat Persita menang telak 4-0 pada pertemuan pertama lalu.

"Ini sejarah yang sangat berbeda. Kedua tim sama-sama berada di posisi sulit di putaran kedua ini. Namun, kami memilih fokus pada performa sendiri untuk menyelesaikan musim dengan poin maksimal sebanyak mungkin," tambahnya.

Bek asing Persita, Javlon Guseynov,  menyebut jeda waktu yang ada telah digunakan tim untuk membenahi celah di lini pertahanan yang sering berbuah kekalahan pada laga-laga sebelumnya.

"Persiapan cukup bagus, kami punya waktu untuk memperbaiki kesalahan kemarin. Kami menghormati lawan, tetapi besok insya Allah kami akan berjuang untuk tiga poin. Sudah tidak ada solusi lain selain berjuang," tegas Javlon.

Meskipun dihantui masalah absennya sejumlah pemain pilar, manajemen Persita berharap kolektivitas tim dapat menutupi lubang tersebut. Kemenangan di Bantul menjadi harga mati bagi "Pendekar Cisadane" jika tidak ingin semakin terbenam dalam tren negatif di penghujung musim.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.