fin.co.id - Persita Tangerang akhirnya berhasil memutus rantai kekalahan beruntun setelah menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 1-0 pada laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul. Kamis (30/4/2026) sore. Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi skuad "Pendekar Cisadane" yang sebelumnya terjebak dalam performa yang buruk.
Gol tunggal kemenangan Persita lahir dari skema serangan apik Andrejic Aleksa. Meski terus ditekan oleh PSIM yang mendominasi penguasaan bola, disiplin lini pertahanan Persita menjadi kunci keberhasilan mereka mengamankan tiga poin di kandang.
Pelatih Kepala Persita, Carlos Pena, mengaku sangat puas dengan karakter dan komitmen yang ditunjukkan anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar soal skor, melainkan pembuktian mentalitas pemain setelah menelan empat kekalahan berturut-turut.
"Kami memulai permainan dengan sangat baik dan mencetak gol melalui aksi yang luar biasa. Setelah itu, tim bertahan dengan sangat disiplin, terutama dalam menjaga area kotak penalti," ujar Carlos Pena dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Pena mengakui bahwa PSIM Yogyakarta memberikan perlawanan sengit melalui permainan bola pendek yang rapi di lini tengah. Namun, ia telah menginstruksikan pemainnya untuk bersabar dan mengandalkan transisi cepat.
"Kami tahu ada saatnya tim harus menderita di bawah tekanan lawan. Kami menunggu momen transisi, dan di babak kedua kami sebenarnya memiliki beberapa peluang, termasuk penalti, untuk menyudahi perlawanan lawan lebih cepat," tambahnya.
Baca Juga
Pemain Persita, Esal Sahrul, menyebut kemenangan ini sebagai buah dari persiapan matang selama satu minggu terakhir. Ia berharap hasil ini menjadi awal dari tren positif Persita di laga-laga selanjutnya.
"Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan tiga poin. Setelah kalah empat kali berturut-turut, ini menjadi langkah awal yang baik. Kami menjalankan seluruh instruksi pelatih dengan maksimal," kata Esal.