Paris Ricuh Usai Final Liga Champions, Ratusan Orang Ditangkap

sport.fin.co.id - 01/06/2026, 01:22 WIB

Paris Ricuh Usai Final Liga Champions, Ratusan Orang Ditangkap

Paris Ricuh, Image: DALL·E 3

fin.co.id - Paris berubah menjadi pusat perhatian dunia setelah pertandingan final UEFA Champions League Final berakhir dengan kemenangan dramatis melalui adu penalti. Ribuan pendukung memadati jalan-jalan utama kota, terutama kawasan Champs-Élysées, untuk merayakan hasil tersebut. Suasana awalnya dipenuhi sorak-sorai, bendera, dan euforia yang meluap dari para penggemar sepak bola.

Namun, situasi mulai berubah ketika jumlah massa terus meningkat dan kontrol kerumunan menjadi semakin sulit dilakukan. Di beberapa titik, perayaan yang awalnya damai mulai kehilangan arah, terutama ketika kelompok kecil mulai menyalakan flare dan bergerak lebih agresif di tengah kerumunan besar.

Bentrokan dan Tindakan Kepolisian

Menurut laporan otoritas keamanan, ketegangan meningkat ketika sebagian massa mulai melakukan tindakan yang dianggap mengganggu ketertiban umum. Polisi yang sebelumnya telah dikerahkan dalam jumlah besar segera mengambil langkah pengendalian situasi.

Gas air mata digunakan untuk membubarkan kerumunan di beberapa titik pusat kota. Petugas juga melakukan penangkapan terhadap individu yang diduga terlibat dalam tindakan kekerasan, perusakan fasilitas umum, serta penyerangan terhadap aparat.

Dalam beberapa rekaman yang beredar, terlihat kendaraan terbakar, sepeda listrik yang dirusak, serta kaca toko yang pecah akibat lemparan benda keras. Situasi ini membuat suasana perayaan berubah drastis menjadi ketegangan di beberapa wilayah pusat kota Paris.

Dampak di Pusat Kota Paris

Kerusuhan ini tidak hanya berdampak pada keamanan publik, tetapi juga mengganggu aktivitas transportasi di ibu kota Prancis tersebut. Layanan bus, kereta, dan beberapa jalur transportasi publik dilaporkan mengalami gangguan akibat konsentrasi massa di titik-titik tertentu.

Champs-Élysées, yang biasanya menjadi simbol perayaan besar di Paris, berubah menjadi kawasan yang penuh penjagaan ketat dan pembatasan akses. Banyak warga dan wisatawan yang terjebak di antara kerumunan besar, sementara aparat berupaya mengamankan area secara bertahap.

Sejumlah toko di sekitar lokasi kejadian juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat aksi vandalisme. Situasi ini menambah beban pemulihan pasca-kerusuhan di pusat kota.

Respons Otoritas dan Data Penangkapan

Kementerian Dalam Negeri Prancis menyatakan bahwa aparat keamanan akan bersikap tegas dalam menangani setiap bentuk kekacauan yang terjadi. Otoritas menegaskan bahwa meskipun kebebasan berkumpul tetap dihormati, tindakan yang melampaui batas hukum tidak akan ditoleransi.

Data sementara yang dirilis oleh kejaksaan Paris mencatat sekitar 480 orang ditangkap, dengan 277 di antaranya ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, terdapat pula puluhan anak di bawah umur yang ikut diamankan.

Tuduhan yang diselidiki mencakup berbagai pelanggaran, mulai dari penyerangan terhadap aparat, perusakan properti, pencurian, hingga kepemilikan senjata ilegal. Angka ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses investigasi yang masih berlangsung.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID