Kanada Singkirkan Afrika Selatan Lewat Gol Dramatis Stephen Eustaquio

sport.fin.co.id - 29/06/2026, 10:00 WIB

Kanada Singkirkan Afrika Selatan Lewat Gol Dramatis Stephen Eustaquio

Stephen Eustaquio, Image: @stepheustaquio / Instagram

fin.co.id - Kanada memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan babak 32 besar di Los Angeles Stadium, Minggu (28/6) waktu setempat. Gol tunggal Stephen Eustaquio pada masa injury time menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.

Gol Penentu Hadir pada Injury Time

Pertandingan berlangsung ketat sejak peluit awal dibunyikan. Afrika Selatan tampil percaya diri dan beberapa kali membangun serangan berbahaya, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang mereka gagal berbuah gol.

Kanada juga memperoleh peluang emas menjelang turun minum. Aubrey Modiba berhasil menyapu sundulan Moise Bombito tepat di garis gawang sebelum kiper Ronwen Williams melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Tajon Buchanan.

Memasuki babak kedua, Kanada mulai mengambil alih kendali permainan. Tembakan Tani Oluwaseyi sempat ditepis Williams, sementara Mbekezeli Mbokazi dengan sigap menghalau bola liar yang hampir disambar penyerang Kanada.

Pelatih Jesse Marsch kemudian memasukkan Alphonso Davies pada menit ke-75. Kehadiran sang bintang langsung memberikan ancaman lewat kecepatan dan kemampuan individunya di sisi lapangan.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Stephen Eustaquio menjadi pembeda. Pada menit 90+2, ia menyambut bola pantul di luar kotak penalti sebelum melepaskan tendangan keras yang bersarang di sudut bawah gawang Afrika Selatan. Gol tersebut memastikan kemenangan 1-0 sekaligus membawa Kanada melaju ke babak 16 besar.

Kanada Tantang Pemenang Belanda vs Maroko

Berkat kemenangan ini, Kanada akan menghadapi pemenang laga Belanda melawan Maroko di babak 16 besar.

Sementara itu, Afrika Selatan harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026. Meski tersingkir, Bafana Bafana tetap menorehkan sejarah dengan mencapai fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Pelatih Hugo Broos juga mencatat rekor sebagai pelatih tertua yang memimpin tim pada fase gugur Piala Dunia, yakni pada usia 74 tahun 79 hari, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Oscar Tabarez pada edisi 2018.

Eustaquio Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik

Stephen Eustaquio terpilih sebagai Superior Player of the Match berkat gol kemenangan yang dicetaknya pada masa injury time.

Usai pertandingan, Eustaquio mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan tim.

"Kami bekerja sangat keras untuk meraih kemenangan ini. Kami ingin menghadiahkan kemenangan ini kepada seluruh rakyat Kanada. Kami terus percaya dan terus berjuang. Saat saya melepaskan tembakan itu, rasanya seluruh tim ikut memberikan tenaga hingga bola masuk ke gawang. Kami sangat bahagia dan siap menghadapi siapa pun di babak berikutnya," ujar Eustaquio.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID