Bola . 29/06/2026, 11:30 WIB

Mantan Bek Jepang Yakin Samurai Biru Siap Hadapi Tantangan Brasil di 32 Besar

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Mantan bek Timnas Jepang, Marcus Tulio Tanaka, meyakini negaranya kini berada di jalur yang tepat untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dunia. Jelang duel melawan Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026, Tulio menilai skuad Samurai Biru memiliki peluang yang lebih besar dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

Jepang Dinilai Semakin Matang

Lahir di Brasil dan kemudian menjadi warga negara Jepang, Tulio memiliki ikatan emosional yang kuat dengan kedua negara. Meski mengaku sulit memilih di antara tanah kelahirannya dan negara yang membesarkan karier sepak bolanya, pria berusia 45 tahun itu optimistis terhadap perkembangan Jepang.

Menurut Tulio, Jepang kini memiliki tim yang sangat terorganisasi dan memahami dengan baik cara menjalankan strategi permainan.

"Jika ini adalah Piala Dunia sebelumnya, peluang Jepang tentu jauh lebih kecil. Namun kali ini saya percaya peluang mereka jauh lebih besar. Jepang adalah tim yang sangat terorganisasi dan tahu persis bagaimana menjalankan rencana permainannya," ujar Tulio kepada FIFA.

Tantangan Berat Sudah Dilewati

Tulio menilai Jepang sudah membuktikan kualitasnya sejak fase grup. Meski tergabung bersama lawan-lawan tangguh seperti Belanda, Swedia, dan Tunisia, Samurai Biru mampu menunjukkan permainan yang konsisten hingga mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Ia mengakui bahwa menjuarai Piala Dunia tetap menjadi tantangan yang sangat besar karena sebuah tim harus mampu melewati fase perempat final hingga semifinal secara konsisten. Namun, menurutnya, Jepang kini sedang membangun fondasi yang tepat untuk mencapai level tersebut.

Duel Emosional Melawan Brasil

Pertemuan Jepang melawan Brasil menjadi laga yang sangat spesial bagi Tulio. Sebagai sosok yang lahir di Brasil namun mencatatkan 43 penampilan bersama Timnas Jepang, ia menyebut pertandingan ini sebagai simbol perkembangan sepak bola Jepang yang selama puluhan tahun banyak belajar dari Brasil.

Tulio bahkan menilai kesenjangan kualitas kedua negara kini semakin menipis sehingga Jepang memiliki kesempatan nyata untuk memberikan kejutan di panggung terbesar dunia.

Kehidupan Baru di Kampung Halaman

Setelah pensiun dari sepak bola, Tulio memilih menjalani kehidupan sederhana di kota kelahirannya, Palmeira d'Oeste, Brasil. Ia menghabiskan waktunya mengelola peternakan, memancing, serta menikmati kehidupan pedesaan yang jauh dari hiruk-pikuk dunia sepak bola.

Selain itu, Tulio juga mendanai pembangunan sebuah sekolah di kampung halamannya sebagai bentuk rasa syukur atas kesuksesan yang ia raih selama menjadi pemain profesional. Sekolah tersebut kini telah melayani ratusan siswa dan menjadi salah satu kontribusi terbesarnya bagi masyarakat setempat.

Penutup

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com