Bola . 30/06/2026, 16:08 WIB

Sempat Tertinggal dari Jepang, Martinelli Ungkap Momen yang Bangkitkan Brasil

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Jepang dengan skor 2-1 pada babak 32 besar. Kemenangan dramatis itu tidak hanya menunjukkan kualitas Selecao, tetapi juga mentalitas yang membuat mereka mampu membalikkan keadaan hingga Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Martinelli mengungkapkan bahwa titik balik kebangkitan Brasil bukan semata perubahan taktik, melainkan ketenangan yang ditunjukkan pelatih Carlo Ancelotti saat jeda pertandingan.

Ancelotti Tanamkan Keyakinan saat Turun Minum

Brasil menutup babak pertama dalam posisi tertinggal 0-1. Namun, situasi di ruang ganti justru berlangsung tenang. Alih-alih panik, Ancelotti meminta seluruh pemain tetap percaya bahwa peluang akan datang jika mereka terus memainkan sepak bola dengan sabar.

"Ancelotti luar biasa. Saat jeda pertandingan, dia memberi kami kepercayaan diri. Dia mengatakan bahwa kami akan mencetak gol dan membalikkan keadaan. Tidak masalah kapan gol itu datang. Kami merasakan ketenangannya. Itu membuat kami tenang," ujar Martinelli kepada FIFA.

Pesan sederhana tersebut menjadi suntikan semangat bagi seluruh pemain Brasil untuk tetap fokus menjalankan rencana permainan.

Brasil Tampil Lebih Agresif pada Babak Kedua

Selain menjaga ketenangan, Ancelotti juga meminta anak asuhnya lebih banyak mengirim bola ke dalam kotak penalti Jepang. Pergantian Lucas Paqueta yang mengalami cedera dengan Endrick turut memberikan warna baru dalam serangan Brasil.

Gelandang Bruno Guimaraes mengakui pertahanan rapat Jepang membuat timnya kesulitan pada babak pertama.

"Mereka bermain sangat rapat dengan formasi 5-4-1 sehingga kami sulit menemukan ruang. Di babak kedua pelatih meminta kami lebih dominan dan mengisi kotak penalti dengan lebih banyak pemain. Dari situlah gol akhirnya tercipta," kata Guimaraes.

Perubahan pendekatan tersebut membuahkan hasil ketika Casemiro menyamakan kedudukan melalui sundulan pada menit ke-56.

Mentalitas Jadi Pembeda

Menurut Ancelotti, kesabaran merupakan kunci utama dalam pertandingan tersebut. Pelatih asal Italia itu menegaskan timnya tidak pernah kehilangan keyakinan meski tertinggal lebih dulu.

"Kami tidak kehilangan kesabaran. Permainan sebenarnya sudah berjalan baik sejak babak pertama. Kami hanya meningkatkan intensitas umpan silang di babak kedua. Jepang adalah lawan yang sangat terorganisasi dan intens," ujar Ancelotti.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com