Balap . 01/07/2026, 09:38 WIB

Sempat Diajak Honda Kembali untuk MotoGP 2027, Marquez Pilih Bertahan Bersama Ducati

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Marc Marquez mengungkapkan bahwa dirinya sempat melakukan pembicaraan informal dengan Honda mengenai kemungkinan kembali membela pabrikan asal Jepang tersebut pada MotoGP 2027.

Meski begitu, pembalap Ducati Lenovo Team itu menegaskan sejak awal bahwa prioritas utamanya adalah memperpanjang kontrak bersama Ducati. Setelah merasa nyaman dengan performa motor dan proyek yang sedang dijalankan, Marquez memilih untuk tetap bertahan.

Dalam wawancara bersama DAZN, Marquez mengaku tidak ingin terburu-buru mempertimbangkan tawaran lain sebelum mendengar keputusan Ducati.

"Sempat ada pembicaraan informal, tetapi saya sudah yakin ingin mendengar Ducati terlebih dahulu. Jika saya merasa bahagia, saya tidak akan terlibat dalam tarik ulur untuk pindah ke tempat lain," ujar Marquez.

Ducati Jadi Prioritas Utama

Marquez mengatakan proses negosiasi dengan Ducati berjalan sangat lancar. Kedua belah pihak langsung menemukan kesepakatan sehingga tidak ada alasan baginya untuk mencari opsi lain.

"Ketika kami duduk bersama Ducati, semuanya langsung cocok," kata juara dunia tujuh kali tersebut.

Pekan lalu, Ducati akhirnya mengumumkan perpanjangan kontrak Marquez selama dua musim. Kepastian itu mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depannya yang sempat menjadi perbincangan sepanjang musim 2026.

Mengakui Sulit Menolak Honda

Meski akhirnya memilih Ducati, Marquez tidak menampik bahwa kesempatan kembali ke Honda memiliki nilai emosional yang besar.

Pembalap asal Spanyol itu menghabiskan lebih dari satu dekade bersama Honda sejak debut di MotoGP pada 2013. Bersama tim tersebut, ia meraih enam gelar juara dunia MotoGP dan menjadi salah satu pembalap tersukses dalam sejarah Honda.

"Kembali ke Honda akan menjadi sesuatu yang sangat romantis, dan tentu saja saya sangat menginginkannya," ungkap Marquez.

Namun, menurutnya keputusan besar dalam karier tidak boleh hanya didasarkan pada perasaan.

"Saya sudah mengambil cukup banyak risiko di lintasan. Ada saatnya Anda harus mempertimbangkan sesuatu dengan kepala, bukan dengan hati. Seperti keputusan saya meninggalkan Honda dulu, dan ternyata keputusan itu berjalan dengan baik," jelasnya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com