fin.co.id - Belgia mencatat kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal setelah sempat tertinggal dua gol hingga lima menit terakhir waktu normal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Dua gol di penghujung laga memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu sebelum penalti Youri Tielemans memastikan tiket ke babak 16 besar.
Garcia Sebut Kepercayaan Jadi Modal Utama
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengatakan para pemain tidak pernah kehilangan keyakinan meski tertinggal 0-2.
"Dalam sepak bola, apa pun selalu mungkin terjadi selama Anda mempercayainya," ujar Garcia seperti dikutip FIFA.
Menurutnya, mentalitas para pemain menjadi fondasi utama yang membuat Belgia mampu membalikkan keadaan pada menit-menit akhir.
Bangku Cadangan Beri Dampak Besar
Garcia juga memuji kontribusi pemain pengganti yang mengubah jalannya pertandingan.
Baca Juga
Romelu Lukaku yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol pertama Belgia, sementara Youri Tielemans menyamakan kedudukan sebelum akhirnya mencetak gol kemenangan melalui penalti.
"Kekuatan skuad ini juga terletak pada para pemain yang masuk dari bangku cadangan, karena Anda tidak bisa meraih hasil hanya dengan sebelas pemain," katanya.
Perubahan Taktik Membalikkan Jalannya Laga
Garcia mengungkapkan tim pelatih melakukan evaluasi sejak akhir babak pertama.
Belgia dinilai terlalu sering mengirim umpan kunci dari area yang tidak efektif sehingga permainan mudah dipatahkan Senegal.
Baca Juga
Setelah melakukan penyesuaian, Belgia tampil lebih menekan dan mampu menguasai momentum hingga membalikkan keadaan.
"Kami melakukan penyesuaian yang diperlukan sejak akhir babak pertama. Kami terlalu sering memainkan umpan kunci dari posisi yang terlalu jauh. Kami memperbaikinya dan permainan menjadi lebih baik," ujar Garcia.