Bola . 04/07/2026, 12:27 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Legenda Timnas Prancis, Robert Pires, mengingatkan negaranya agar tidak meremehkan Paraguay jelang pertemuan kedua tim di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Menurut mantan gelandang Arsenal tersebut, Paraguay memiliki karakter permainan yang mampu membuat tim besar kehilangan kesabaran jika gagal mencetak gol lebih dulu.
Pires menyampaikan peringatan itu berdasarkan pengalamannya saat menghadapi Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia 1998. Kala itu, Prancis harus berjuang hingga babak tambahan waktu sebelum akhirnya menang 1-0 berkat golden goal Laurent Blanc pada menit ke-114.
Pires menilai Paraguay kemungkinan akan kembali menerapkan pendekatan serupa seperti 28 tahun lalu, yakni bertahan sangat rapat, bermain disiplin, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengganggu ritme permainan lawan.
"Ini akan menjadi pertandingan dengan pendekatan taktik yang mirip seperti tahun 1998. Paraguay akan bermain sangat dalam dan bertahan total. Mereka adalah tim yang ulet dan agresif," kata Pires kepada FIFA.
Ia juga memperingatkan bahwa Paraguay akan berusaha memancing emosi para pemain Prancis sepanjang pertandingan.
"Paraguay akan berusaha membuat Prancis frustrasi dan terpancing emosi. Karena itu, Les Bleus harus tetap tenang. Dalam pertandingan seperti ini, hal tersulit adalah mencetak gol pertama," ujarnya.
Menurut Pires, apabila Prancis gagal mencetak gol lebih awal, tekanan justru akan semakin besar seiring berjalannya waktu.
"Jika gol datang lebih awal, tentu akan sangat membantu. Tetapi jika pertandingan berlangsung lama tanpa gol, rasa frustrasi akan mulai muncul. Prancis harus menghindari jebakan yang disiapkan Paraguay," tambahnya.
Pires mengaku laga melawan Paraguay pada Piala Dunia 1998 menjadi salah satu pertandingan paling berat sepanjang perjalanan Prancis meraih gelar juara dunia.
Saat itu, ia masuk sebagai pemain pengganti sebelum mengirim umpan silang yang diteruskan David Trezeguet kepada Laurent Blanc untuk mencetak gol kemenangan.
Ia juga mengenang bagaimana Paraguay sengaja membawa pertandingan hingga babak adu penalti karena memiliki kepercayaan penuh kepada kiper legendaris mereka, Jose Luis Chilavert.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media