Bola . 06/07/2026, 19:39 WIB

FIFA Tangguhkan Sanksi untuk Balogun, UEFA: Melanggar Batas, Tidak Dapat Dibenarkan!

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Keputusan FIFA untuk menangguhkan hukuman larangan bermain satu pertandingan bagi striker Amerika Serikat, Folarin Balogun memancing reaksi keras dari berbagai pihak. Tak hanya kubu Belgia, yang akan menjadi lawan Amerika Serikat di 8 Besar Piala Dunia 2026, bahkan UEFA pun sampai mengeluarkan pernyataan resmi untuk menyikapi kebijakan FIFA yang "super aneh" ini.

Menurut Union of European Football Associations (UEFA), badan pengatur sepak bola di Eropa yang membawahi 55 asosiasi nasional, keputusan FIFA menangguhkan penerapan hukuman skorsing otomatis satu pertandingan selama masa percobaan satu tahun setelah kartu merah yang diberikan kepada Balogun telah melanggar batas.

"Sepak bola, seperti olahraga lainnya, bergantung pada aturan, yang merupakan dasar untuk kompetisi yang adil, jujur, dan transparan. Terkadang aturan terbuka untuk interpretasi. Dalam kasus ini tidak," sebut pernyataan UEFA, seperti dikutip dari website resmi mereka, Senin, 6 Juli 2026.

"Hukuman skorsing otomatis minimal satu pertandingan setelah kartu merah bukanlah pilihan diskresioner dan tidak memerlukan keputusan dari badan yang berwenang untuk diberlakukan. Ini adalah prinsip yang tertanam dalam peraturan, yang tidak dapat dikecualikan, apalagi di tengah turnamen di mana beberapa pemain lain telah berada dalam situasi yang sama dan secara teratur menjalani skorsing mereka," lanjut pernyataan tersebut.

UEFA berpendapat, ketika kepastian aturan tidak lagi dijamin oleh para penjaganya, integritas permainan dipertaruhkan dan kredibilitas kompetisi dirusak. Demikian pula, keputusan seperti itu menciptakan preseden dalam turnamen yang sedang berlangsung, di mana situasi serupa sekarang akan memerlukan perlakuan yang sama, yang merugikan kompetisi.

"Sepak bola adalah olahraga yang paling dicintai di dunia karena merupakan permainan yang indah dan dipercaya karena dimainkan di mana-mana dengan peraturan yang sama. Sebuah turnamen tidak pernah berdiri sendiri dan, jika turnamen yang dimaksud adalah Piala Dunia, ia memiliki kekuatan untuk menimbulkan konsekuensi positif atau negatif pada permainan secara keseluruhan," tambah pernyataan itu.

UEFA pun menyatakan ketidakpercayaan mereka atas keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. UEFA menegaskan, putusan FIFA terkait penundaan hukuman Balogun tidak dapat dipahami dan tidak dapat dibenarkan.

Kronologi Kartu Merah Balogun

Balogun mendapatkan sanksi karena menerima kartu merah langsung saat skuad Mauricio Pochettino mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 pada babak 32 besar.

Mantan penyerang Arsenal tersebut diusir wasit pada menit ke-64 setelah melakukan pelanggaran terhadap bek Bosnia dan Herzegovina, Tarik Muharemovic.

"Sesuai Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, pelaksanaan hukuman larangan bertanding ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun," tulis FIFA pada Minggu.

Badan sepak bola dunia itu menambahkan, apabila Balogun melakukan pelanggaran serupa dengan tingkat keseriusan yang sama selama masa percobaan, maka penangguhan akan dicabut dan hukuman tersebut diberlakukan tanpa mengurangi sanksi tambahan atas pelanggaran baru.

Keputusan FIFA tersebut membuat Balogun kini bisa diturunkan saat menghadapi Belgia dalam perebutan tiket ke perempat final yang akan berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026 pagi, pukul 07.00 pagi WIB.

Muncul juga kabar kalau FIFA menangguhkan sanksi bagi Balogun setelah Presiden AS Donald Trump menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino dan memintanya untuk meninjau kembali hukuman larangan bermain bagi Balogun.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com