Bola . 06/07/2026, 12:08 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id — Bintang sepak bola dunia, Neymar, resmi mengumumkan pensiun dari Tim Nasional (Timnas) Brasil. Keputusan emosional ini mencuat tepat setelah Brasil menelan kekalahan pahit 2-1 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia FIFA, Minggu, 5 Juli 2026 Waktu setempat.
Kekalahan dari Norwegia sekaligus mendepak sang juara dunia lima kali dari turnamen terbesar di dunia tersebut. Usai peluit panjang berbunyi di Stadion MetLife, New Jersey, Neymar terduduk di lapangan sambil menangis tersedu-sedu sebelum rekan-rekan setimnya datang menghibur.
“Saya sudah berusaha. Saya sudah berusaha. Semuanya dimulai di sini, di stadion Met Life, dan saya mengakhirinya di sini. Sekarang sudah berakhir,” ujar Neymar dengan penuh emosi kepada awak media selepas laga.
Pemain yang kini menginjak usia 34 tahun tersebut sejatinya sempat memperpanjang napas Seleção lewat eksekusi penalti pada menit ke-10 babak perpanjangan waktu. Namun, sebiji gol tersebut gagal menyelamatkan timnya dari jurang eliminasi, sekaligus mengantarkan Norwegia melenggang ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Meskipun harus menyudahi perjalanannya dengan air mata, penyerang legendaris ini menyudahi karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil. Ia membukukan rekor fantastis berupa 80 gol dalam 130 penampilan bersama seragam kuning kuning khas negaranya.
Perjalanan panjang sang megabintang bermula pada Agustus 2010 silam saat menjalani debut senior melawan Amerika Serikat (USMNT) di stadion yang sama, yang kala itu bernama New Meadowlands. Hebatnya, Neymar muda yang baru berumur 18 tahun langsung mencetak gol pertamanya dalam kemenangan 2-0 setelah mengawali karier profesional bersama Santos FC pada 2009. Kini, hampir 16 tahun berlalu, ia menutup lembaran kisahnya di tempat yang sama, juga lewat sebuah gol.
Sebelum turnamen akbar musim panas ini bergulir, eks pemain Santos itu sempat mengira bahwa kariernya di level internasional telah tamat. Riwayat cedera yang berkepanjangan membuatnya sempat absen dari panggilan tim nasional sejak tahun 2023.
Keajaiban datang saat manajer Carlo Ancelotti memasukkan namanya ke dalam skuad Piala Dunia. Pemanggilan mengejutkan ini sempat membuat sang pemain menangis bahagia dan disambut suka cita oleh seluruh publik Brasil. Walau peran fisiknya di lapangan hijau tidak sekuat dahulu, kehadiran sang penyerang tetap menjadi motor spiritual yang krusial bagi tim serta suporter. Bahkan, bintang baru Brasil, Vinicius Jr, secara sukarela menyerahkan jersi ikonik nomor 10 agar dipakai oleh sang senior.
Sepanjang turnamen musim panas ini, performa pemilik medali emas Olimpiade 2016 ini memang terbatas akibat gangguan kebugaran. Ia melewatkan dua laga perdana di fase grup karena cedera, dan hanya sempat merumput selama 14 menit saat Brasil menang 3-0 atas Skotlandia di partai pamungkas grup. Pada laga kontra Norwegia, ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 sebelum akhirnya melesakkan gol penalti di masa injury time.
Kini, setelah melewati pasang surut di empat edisi Piala Dunia dan dua ajang Olimpiade, sang pencetak gol terbanyak Seleção tersebut memilih undur diri dengan kepala tegak. Ia membuktikan diri mampu melawan segala keraguan dan rintangan luar biasa hanya untuk berdiri sekali lagi di turnamen tertinggi sepak bola dunia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media