Bola . 07/07/2026, 11:19 WIB

PANAS! Dibilang "Kamerun Terjajah", Mbappe Murka: Sebut Senator Paraguay Perempuan Hina

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Bintang tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, meluapkan kemarahannya setelah menjadi sasaran dugaan ujaran bernada rasial dari Senator Paraguay, Celeste Amarilla, seusai laga babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Melalui akun X resminya, @KMbappe, kapten Les Bleus itu mengecam keras pernyataan Amarilla yang sebelumnya menyebut dirinya sebagai "seorang Kamerun terjajah, yang mati-matian ingin diakui sebagai seorang Prancis".

"Ibu Celeste Amarilla, Anda adalah seorang perempuan hina yang tidak layak menduduki jabatan Anda," demikian tulis Mbappe sembari menyematkan foto Amarilla dalam unggahannya pada Selasa WIB.

Mbappe menilai komentar tersebut tidak mencerminkan sikap rakyat Paraguay maupun tim nasional mereka yang telah menunjukkan sportivitas sepanjang Piala Dunia 2026.

Menurutnya, ucapan Amarilla justru merusak citra Paraguay di mata dunia dan mengalihkan perhatian dari pencapaian tim nasional negara tersebut di turnamen.

Mbappe mengatakan tindakan ceroboh sarat muatan rasialisme yang dilakukan Amarilla membuat perhatian dunia teralihkan dari perjalanan luar biasa timnas Paraguay di Piala Dunia 2026.

Alih-alih, lanjut Mbappe, dunia kini terfokus pada seorang perempuan inkompten yang menghadirkan citra terburuk untuk Paraguay ke muka dunia.

"Saya tidak akan memberikan orang seperti dia kebebasan menyebarkan kebencian dan pandangan rasialisme ke seluruh dunia," tulis Mbappe dalam cuitan yang sama.

Kontroversi itu mencuat tidak lama setelah Prancis memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 dengan menyingkirkan Paraguay di babak 16 besar. Seusai pertandingan, Amarilla melontarkan komentar yang menyerang latar belakang Mbappe.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) ikut bereaksi atas pernyataan tersebut. Organisasi itu menyebut ucapan Amarilla sebagai tindakan yang tidak dapat diterima dan memastikan akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

FFF juga menyatakan dukungan penuh kepada Mbappe yang menjadi sasaran serangan bernada rasial serta menegaskan komitmennya dalam memerangi segala bentuk diskriminasi.

"Pernyataan ini membuat malu mereka yang melontarkan dan menyebarkannya. Pemain tim nasional Prancis adalah wakil Prancis, ini negara kami yang dihina," tulis FFF.

Di tengah polemik tersebut, Mbappe tetap fokus membawa Prancis melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 27 tahun itu sebelumnya menjadi pahlawan kemenangan Les Bleus atas Paraguay lewat gol penalti tunggal.

Selanjutnya, Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Stadion Gillette, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat, 10 Juli 2026 WIB.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com