Bola . 07/07/2026, 14:14 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Harapan Brasil untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat setelah kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar. Meski hasil tersebut mengecewakan, pelatih Carlo Ancelotti menegaskan perjalanan Tim Samba belum berakhir.
Pelatih asal Italia itu justru melihat kegagalan tersebut sebagai titik awal membangun generasi baru Brasil menuju Piala Dunia 2030. Menurutnya, kekalahan memang menyakitkan, tetapi harus menjadi pelajaran penting dalam proses membentuk tim yang lebih kuat.
"Saya pikir kami pantas memenangkan pertandingan. Kami tahu bagaimana cara mereka bermain. Kami mengendalikan permainan selama 70 menit, tetapi Haaland akhirnya menjadi penentu," kata Ancelotti seusai pertandingan.
Dua gol Erling Haaland membawa Norwegia melaju ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Di sisi lain, Brasil mencatat kegagalan mencapai perempat final sejak terakhir tersingkir di babak 16 besar pada Piala Dunia 1990.
Ancelotti mengakui kekalahan tersebut sangat menyedihkan, tetapi ia memastikan fokusnya kini beralih kepada pembangunan tim jangka panjang. Pelatih yang mulai menangani Brasil sejak Mei 2025 itu masih memiliki kontrak hingga 2030 dan siap melanjutkan proyek bersama Selecao.
"Kekalahan adalah awal dari petualangan baru. Kami harus terus berkembang dan menemukan ide-ide baru. Ini bukan akhir, melainkan awal dari siklus baru," ujar Ancelotti.
Selama lebih dari satu tahun menangani Brasil, Ancelotti menghadapi berbagai tantangan. Sejumlah pemain penting seperti Estevao, Rodrygo, dan Eder Militao harus absen sebelum turnamen, sementara Raphinha dan Lucas Paqueta mengalami cedera saat kompetisi berlangsung.
Situasi tersebut membuat Piala Dunia 2026 menjadi ajang untuk menguji fondasi permainan sekaligus mengevaluasi komposisi skuad yang akan dipersiapkan menuju edisi berikutnya.
Ancelotti memastikan staf pelatih akan segera melakukan evaluasi menyeluruh setelah kegagalan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
"Kami akan menghadapi kekalahan ini dengan semangat baru dalam bekerja dan mengevaluasi para pemain. Kami akan terus berkembang dan mencari ide-ide baru seperti yang telah kami lakukan selama ini," tegasnya.
Pelatih yang pernah membawa sejumlah klub elite Eropa meraih berbagai gelar itu tetap yakin fondasi yang dibangun selama setahun terakhir sudah berada di jalur yang tepat.
"Saya pikir pekerjaan yang telah kami lakukan sudah baik. Sepak bola memang seperti ini. Terkadang Anda harus menerima kesedihan akibat sebuah kekalahan. Saya sudah terbiasa dengan situasi seperti ini," ucap Ancelotti.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media