Profil Lamine Yamal: Bintang Muda Spanyol Kunci Juara Piala Dunia 2026 yang Taat Agama

sport.fin.co.id - 21/07/2026, 14:24 WIB

Profil Lamine Yamal: Bintang Muda Spanyol Kunci Juara Piala Dunia 2026 yang Taat Agama

Profil Lamine Yamal: Bintang Muda Spanyol Kunci Juara Piala Dunia 2026 yang Taat Agama

fin.co.id - Wonderkid Spanyol, Lamine Yamal makin bersinar di kancah sepakbola internasional. Pasalnya pemain muda berusia 19 tahun berhasil membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina pada partai final hari Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.

Lamine Yamal yang masih di usia yang muda membuktikan kelasnya di ajang Piala Dunia 2026. Pemain Barcelona tersebut tampil sebagai starter di lini serang Spanyol, selain itu ia juga tercatat pemain dengan jumlah dribel sukses terbanyak (35 kali) di sepanjang turnamen Piala Dunia 2026, mengungguli bintang-bintang seperti Kylian Mbappe dan Lionel Messi.

Pemain bernomor punggung 19 tersebut turut menyumbangkan 1 gol penting bagi La Furia Roja yang dicetak saat menghadapi Arab Saudi di fase grup. Meskipun catatan gol dan assistnya tidak sebanyak pemain lain, Lamine Yamalm melakukan pergerakan di sisi kanan pertahanan lawan menjadi andalan Spanyol untuk memecah konsentrasi lini belakang lawan.

Meskipun catatan gol dan assist langsungnya tidak sebanyak pemain lain, gravitasi dan pergerakannya di sisi kanan pertahanan lawan konsisten menjadi andalan pelatih Luis de la Fuente untuk memecah konsentrasi lini belakang lawan.

Di balik ketenarannya di atas lapangan hijau, Yamal juga dikenal sebagai sosok pribadi berkarakter kuat yang taat menjalankan ajaran agama Islam.

Latar Belakang Keluarga dan Masa Kecil

Lahir dengan nama lengkap Lamine Yamal Nasraoui Ebana di Esplugues de Llobregat, Spanyol, pada 13 Juli 2007, ia memiliki darah multikultural yang kaya. Sang ibu, Sheila Ebana, berasal dari Bata, Guinea Ekuatorial, sementara ayahnya, Mounir Nasraoui, berasal dari Larache, Maroko. Orang tua Yamal sempat menjalani kehidupan terpisah ketika usianya baru menginjak tiga tahun.

Kesibukan kedua orang tuanya membuat Yamal menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di bawah pengasuhan sang nenek dari pihak ayah, Fatima Romani. Sang nenek mendidik dan membesarkan Yamal dengan nilai-nilai ketakwaan serta ajaran Islam yang kuat, membentuk fondasi karakter sang pemain hingga hari ini.

Makna Mendalam di Balik Nama Lamine Yamal

Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.