Brookes meyakini Verstappen tidak ingin terus mengandalkan kemampuan pribadi untuk menutupi kelemahan mobil.
Menurutnya, pembalap berusia 28 tahun itu lebih memilih berada di tim yang mampu memberinya paket kompetitif untuk kembali bersaing memperebutkan kemenangan di setiap seri.
Masa Depan Verstappen Masih Jadi Tanda Tanya
Dalam beberapa bulan terakhir, nama Verstappen terus dikaitkan dengan sejumlah tim besar.
Ia sempat dikabarkan melakukan pertemuan tertutup dengan McLaren di Austria. Namun, CEO McLaren Zak Brown telah menepis kemungkinan transfer tersebut dalam waktu dekat.
Bos Mercedes Toto Wolff juga sebelumnya menyatakan tidak akan merekrut Verstappen untuk saat ini, sehingga pilihan tim papan atas menjadi semakin terbatas.
Di sisi lain, muncul laporan bahwa Red Bull telah menyiapkan tawaran kontrak baru bernilai besar yang akan mengikat Verstappen hingga musim 2029. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi mengenai kesepakatan tersebut.
Baca Juga
Dengan situasi internal Red Bull yang terus berubah dan performa mobil yang belum kembali kompetitif, masa depan Verstappen diperkirakan masih akan menjadi salah satu topik terbesar di Formula 1 hingga akhir musim.
Referensi: Crash.net, Essential F1 Podcast, Sky Sports.