Bola

Garuda Dirugikan Tuan Rumah? Ini 4 Keputusan Kontroversial Wasit Laga Singapura vs Indonesia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026 usai imbang 1-1 kontra Singapura. Simak ulasan kontroversi wasit di sini!

Garuda Dirugikan Tuan Rumah? Ini 4 Keputusan Kontroversial Wasit Laga Singapura vs Indonesia di Piala AFF 2026
Garuda Dirugikan Tuan Rumah? Ini 4 Keputusan Kontroversial Wasit Laga Singapura vs Indonesia di Piala AFF 2026

fin.co.id - Langkah Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026 harus terhenti di fase grup. Skuad Garuda gagal melaju ke babak semifinal setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat, 8 Agustus 2026.

Hasil satu poin dari pertandingan pemungkas tersebut belum cukup mengangkat posisi Indonesia di klasemen akhir Grup A. Skuad asuhan John Herdman tertahan di peringkat ketiga dengan koleksi tujuh poin dari empat laga. Sebaliknya, Singapura sukses mengamankan tiket lolos ke babak semifinal berkat tambahan satu angka yang membawa mereka naik ke posisi runner-up dengan raihan delapan poin.

Kendati demikian, jalannya pertandingan penentuan ini langsung memicu sorotan tajam dan perdebatan hangat di kalangan pengamat sepak bola. Keputusan kepemimpinan wasit utama asal Oman, Abdullah Salim Khalfan Al Amouri, dinilai sarat kontroversi dan merugikan perjuangan skuad Merah Putih di atas lapangan.

Rentetan Keproversian Wasit Abdullah Salim Al Amouri

Mitchel Bakker Dilanggar Kotak Penalti

Ketegangan pertandingan memuncak sejak babak pertama ketika sejumlah insiden krusial merugikan peluang Indonesia. Wasit Abdullah Salim Al Amouri beberapa kali mengabaikan pelanggaran keras yang menimpa para pemain Garuda.

Peluang emas pertama Indonesia lahir pada menit ke-20 melalui skema serangan cepat. Ragnar Oratmangoen melepaskan umpan terobosan akurat yang menyasar lini pertahanan lawan. Mitchel Bakker yang menyambut bola tersebut langsung dijatuhkan oleh bek Singapura, Jacob Mahler, di dalam kotak terlarang.

Dua Pemain Indonesia Dilanggar Keras

Alih-alih menunjuk titik putih untuk memberikan hadiah penalti, sang pengadil lapangan justru mengabaikan insiden tersebut dan membiarkan pertandingan terus berjalan. Keputusan kontroversial ini langsung memicu protes keras dari jajaran pemain dan pelatih di pinggir lapangan.

Situasi panas kembali terjadi ketika dua pemain Indonesia secara beruntun dilanggar oleh pemain tuan rumah. Gelandang berpengalaman Marc Klok menerima tekel keras, sementara Dony Tri Pamungkas yang berusaha mengamankan bola liar kembali dijatuhkan secara kasar. Namun, wasit kembali menutup mata dan menolak meniup peluit pelanggaran.

Pembatalan Kartu Merah dan Kontroversi Umpan ke Kiper

Berita Terkait