Bola

Viral! Aksi Adu Argumen Thom Haye dengan Suporter Timnas Indonesia dan Jens Raven Tampar Shayne Pattynama

Thom Haye protes ke suporter dan Jens Raven tampar Shayne Pattynama warnai tersingkirnya Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Viral! Aksi Adu Argumen Thom Haye dengan Suporter Timnas Indonesia dan Jens Raven Tampar Shayne Pattynama
Viral! Aksi Adu Argumen Thom Haye dengan Suporter Timnas Indonesia dan Jens Raven Tampar Shayne Pattynama

Namun, langkah Shayne Pattynama justru dihentikan secara tiba-tiba oleh penyerang muda Jens Raven. Dalam rekaman video amatir yang viral di media sosial, Jens Raven tampak melakukan gestur keras sebelum melayangkan tamparan ringan ke arah kepala Shayne Pattynama. Lalu Raven menarik bek Persija tersebut untuk menjauhi suporter.

Insiden fisik antar rekan setim di tengah lapangan tersebut langsung menyita perhatian publik dan memperlihatkan betapa tingginya tingkat frustrasi serta tekanan psikologis yang melanda skuad Timnas Indonesia usai kegagalan total di Piala AFF 2026.

Sikap Tegas Erick Thohir dan Evaluasi PSSI

Menanggapi rentetan hasil buruk dan kekacauan yang terjadi di akhir pertandingan, Ketua Umum Persatuan Seluruh Sepak Bola Indonesia (PSSI), Erick Thohir, langsung angkat bicara. Melalui akun Instagram resminya pada Jumat malam, Erick memastikan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah tegas berupa evaluasi menyeluruh.

"Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap untuk menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan," tulis Erick menegaskan komitmen federasi.

Evaluasi ini menjadi keharusan mengingat jalannya laga terakhir sebenarnya sempat memberikan secercah harapan. Indonesia sempat memimpin lebih dulu lewat gol cepat Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47 babak kedua.

Sayangnya, keunggulan tersebut gagal dipertahankan akibat kesalahan koordinasi fatal di lini belakang antara Rizky Ridho dan penjaga gawang Cahya Supriyadi pada menit ke-66, yang berujung pada gol penyeimbang Singapura. Deretan masalah teknis dan non-teknis ini kini menjadi pekerjaan rumah besar bagi PSSI untuk membenahi Timnas Indonesia secara total.

Berita Terkait