Bola . 16/08/2026, 15:56 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Barcelona terpaksa tanpa striker murni untuk menghadapi musim 2026-2027, tim berjuluk Blaugrana telah kehilangan Robert Lewandowski dan kepergian Ferran Torres yang akan mencoba petualangan barunya di Liga Prancis bersama Paris Saing Germain (PSG).
Musim ini menjadi ujian baru bagi pelatih Barcelona, Hansi Flick. Pelatih asal Jerman tersebut menerapkan skema formasi 4-2-3-1 yang dimana taktik ini mengandalkan penyerang tengah untuk menjadi ujung tombak serangan. Posisi ini dipercaya bagi Lewandowski dan Torres untuk bisa menciptakan goal.
Kehilangan dua pemain ini membuat Hansi Flick harus memutar otak skuadnya khususnya lini depan. Lini depan Barcelona hanya dipenuhi pemain sayap seperti Lamine Yamal, Raphinha, Fermin Torres, dan dua pembelian barunya Anthony Gordon serta Karim Adeyemi.
Barcelona masih mengincar Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Sayangnya negosiasi antar klub sulit untuk bisa mendapatkan striker asal Argentina, selain itu Barcelona memiliki Hamza Abdelkarim, penyerang tengah berusia 18 tahun dan main di klub akademi. Pemain asal Mesir itu diproyeksikan buat jadi striker masa depan Barca.
Barcelona False Nine
Melansir dari Tribuna, Barcelona akan menerapkan false nine dengan mengandalkan pemain wingernya saat ini. Mereka adalah Dani Olmo, Lamine Yamal, Anthony Gordon, dan Karim Adeyemi. Mungkin, Olmo bisa diplot sebagai false nine oleh pelatih Hansi Flick.
Barcelona tidak asing dengan skema false nine, akan tetapi skema ini akan menjadi rintangan berat bagi Lamine Yamal dan kawan-kawan apabila musuh bermain dengan rapatnya pertahanan sehingga membutuhkan sosok striker yang bisa menciptakan goal.
Bursa transfer musim panas LaLiga akan tutup 1 September. Apakah Barcelona bisa mendatangkan Alvarez atau mempertahankan gelar La Liga tanpa striker?
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media