Juara Community Shield 2026, Mampukah Arsenal Patahkan Kutukan Tujuh Tahun di Liga Inggris?
Ajang pembuka musim Liga Inggris, Community Shield, kerap dianggap sebagai indikator awal kekuatan klub-klub elite. Kendati demikian, catatan sejarah
fin.co.id - Ajang pembuka musim Liga Inggris, Community Shield, kerap dianggap sebagai indikator awal kekuatan klub-klub elite. Kendati demikian, catatan sejarah justru memperlihatkan sisi sebaliknya di mana trofi ajang ini seolah membawa "kutukan" bagi peraihnya dalam perburuan gelar juara Premier League.
Manchester City tercatat sebagai klub terakhir yang sukses mematahkan tren negatif tersebut. The Citizens menjadi satu-satunya tim yang mampu merengkuh trofi Community Shield sekaligus mengangkat trofi Premier League pada musim yang sama, yakni pada edisi 2018/2019 silam. Selepas pencapaian itu, tidak ada lagi tim yang mampu mengulangi kesuksesan serupa.
Rangkaian Kegagalan Beruntun Sejak 2019
Pemenang Community Shield dari tahun ke tahun selalu gagal mengonversi kemenangan awal musim menjadi gelar juara liga domestik. Berdasarkan data, berikut adalah catatan finis para juara Community Shield pada akhir musim kompetisi:
2019: Manchester City (Finis sebagai runner-up Liga Inggris)
Baca Juga
2020: Arsenal (Terpuruk di peringkat kedelapan)
2021: Leicester City (Tertahan di posisi kedelapan)
2022: Liverpool (Gagal menembus zona Liga Champions, finis kelima)
2023: Arsenal (Kembali finis di posisi kedua)
Baca Juga
2024: Manchester City (Merosot ke peringkat ketiga)
2025: Crystal Palace (Finis di posisi ke-15)
Meskipun beberapa klub seperti Leicester City atau Crystal Palace bukan kandidat utama juara liga pada masanya, tren buruk ini terbukti konsisten menimpa siapa pun pemenangnya.
Hanya 22 Persen Tim yang Mampu Mematahkan "Kutukan"