Bola . 23/08/2026, 13:57 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Statistik menunjukkan bahwa Liverpool selalu berhasil mencetak minimal dua gol dalam lima bentrokan terakhir melawan Newcastle. Satu-satunya momen ketika Newcastle mampu meredam dominasi Liverpool terjadi pada Desember 2024 silam, di mana kedua tim bermain imbang lewat skor dramatis 3-3 di St James' Park.
Pertemuan paling buncit antara kedua tim terjadi di Stadion Anfield pada 31 Januari 2026 lalu. Pada laga tersebut, Liverpool tampil sangat superior dan melibas Newcastle dengan skor meyakinkan 4-1.
Newcastle sempat memberi perlawanan lewat gol cepat Anthony Gordon pada menit ke-36. Namun, mental juara The Reds langsung merespons secara luar biasa jelang turun minum. Penyerang Hugo Ekitike memborong dua gol krusial masing-masing pada menit ke-41 dan 43 untuk membalikkan keadaan.
Memasuki paruh kedua, gelandang kreatif Florian Wirtz memperbesar keunggulan Liverpool lewat golnya pada menit ke-67. Bek tangguh Ibrahima Konate akhirnya mengunci pesta kemenangan tuan rumah menjadi 4-1 melalui golnya pada masa tambahan waktu babak kedua.
Kemenangan besar tersebut menjadi bekal psikologis yang sangat baik bagi Liverpool menjelang lawatan berat ke markas Newcastle pada awal musim 2026/2027 ini. Meski demikian, kehadiran pelatih anyar Matthias Jaissle di kubu Newcastle tentu menghadirkan variabel taktik berbeda yang wajib diwaspadai oleh Andoni Iraola dan anak asuhnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media