Balap

Hubungan Memanas, Quartararo Ogah Bantu Yamaha Kembangkan Motor untuk MotoGP 2027

Hubungan Fabio Quartararo dengan Yamaha tampaknya semakin memanas menjelang berakhirnya kebersamaan mereka di MotoGP. Pembalap asal Prancis tersebut secara

Hubungan Memanas, Quartararo Ogah Bantu Yamaha Kembangkan Motor untuk MotoGP 2027
Quartararo, Image: fabioquartararo20 / Instagram

MotoGP akan memasuki perubahan regulasi besar pada 2027. Kapasitas mesin akan turun dari 1.000 cc menjadi 850 cc. Selain itu, perangkat pengatur ketinggian motor akan dihilangkan dan aturan aerodinamika juga mengalami perubahan.

Perubahan besar lainnya datang dari ban.

Pirelli akan menggantikan Michelin sebagai pemasok ban tunggal MotoGP mulai musim 2027. Karena karakter ban dapat memengaruhi pengereman, akselerasi, pengaturan elektronik, geometri motor hingga gaya berkendara pembalap, kesempatan melakukan pengujian menjadi sangat berharga.

Pirelli telah menggelar tes di Brno yang melibatkan seluruh lima pabrikan MotoGP. Tes berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Senin setelah Grand Prix Austria di Red Bull Ring.

Quartararo ingin mengikuti pengujian tersebut.

"Saya ingin melakukan tes di Austria. Tetapi sayangnya Yamaha tidak ingin saya menggunakan ban Pirelli. Saya ingin melakukan sesuatu, tetapi mereka tidak mengizinkannya," ungkap Quartararo.

Dari sudut pandang Yamaha, keputusan tersebut sebenarnya bisa dipahami secara strategis.

Quartararo akan meninggalkan Yamaha setelah musim 2026 dan bergabung dengan Honda pada 2027. Memberinya kesempatan mengenal karakter ban Pirelli dan paket teknis masa depan berpotensi memberikan pengalaman yang nantinya bisa dibawa ke tim barunya.

Namun, keputusan tersebut juga memiliki konsekuensi.

Jika Yamaha tidak ingin Quartararo memperoleh keuntungan dari program pengembangan 2027, Quartararo pun merasa tidak mempunyai alasan untuk mengeluarkan kemampuan maksimalnya dalam membantu proyek yang sama.

Akhir Pekan Aragon Memperbesar Frustrasi

Situasi semakin rumit karena Quartararo menjalani akhir pekan yang berat di Aragon.

Yamaha membawa sejumlah komponen untuk diuji, termasuk perubahan pada sasis. Quartararo merasa dirinya terlalu banyak melakukan pekerjaan perbandingan komponen selama akhir pekan balapan.

Menurutnya, beberapa komponen bahkan harus diuji berulang kali meskipun sebelumnya sudah dirasakan tidak memberikan peningkatan.

Quartararo kemudian mengatakan dirinya akan berhenti mencoba begitu banyak hal dalam satu akhir pekan Grand Prix.

Berita Terkait