Balap

Lewis Hamilton Wujudkan Mimpi Masa Kecil dengan Ferrari F40

Lewis Hamilton akhirnya berhasil mewujudkan salah satu mimpi yang telah dimilikinya sejak masih kecil. Pembalap Ferrari tersebut kini memiliki Ferrari F40

Lewis Hamilton Wujudkan Mimpi Masa Kecil dengan Ferrari F40
Lewis Hamilton, Image @lewishamilton Instagram

Mobil tersebut tidak dilengkapi traction control, power steering, ABS, maupun berbagai sistem bantuan pengemudi elektronik modern.

Artinya, pengemudi harus mengandalkan kemampuan sendiri ketika mengendalikan tenaga yang dihasilkan mobil.

F40 menggunakan mesin V8 2,9 liter twin-turbo yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 478 bhp dalam spesifikasi aslinya.

Performa tersebut sangat besar untuk mobil jalan raya pada akhir 1980-an.

Ferrari F40 bahkan mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 201 mph atau sekitar 323 km/jam. Angka tersebut menjadikannya salah satu mobil produksi tercepat pada zamannya dan terkenal sebagai mobil produksi pertama yang mampu menembus batas 200 mph.

Karakter tersebut membuat F40 berbeda dibandingkan supercar modern.

Mobil performa tinggi masa kini umumnya menggunakan berbagai teknologi elektronik untuk membantu menjaga kestabilan, mengatur traksi, mengoptimalkan pengereman, hingga mengendalikan distribusi tenaga.

F40 menawarkan pendekatan yang jauh lebih mekanis. Tenaga besar, bobot relatif ringan, sistem turbo, dan minimnya bantuan elektronik membuat keterampilan pengemudi memiliki peranan sangat besar.

Dalam hal ini, Hamilton tentu bukan pengemudi biasa. Pengalaman puluhan tahun mengendarai mobil balap serta tujuh gelar juara dunia Formula 1 membuatnya memiliki kemampuan yang lebih dari cukup untuk memahami karakter ekstrem F40.

Dari Penggemar Ferrari hingga Menjadi Pembalap Ferrari

Kisah F40 tersebut juga memiliki makna tersendiri dalam perjalanan karier Hamilton.

Ketika masih kecil, Hamilton hanya bisa bermimpi memiliki salah satu mobil paling terkenal buatan Ferrari. Puluhan tahun kemudian, ia bukan hanya berhasil memiliki F40, tetapi juga menjadi pembalap tim Formula 1 Ferrari.

Hamilton bergabung dengan Ferrari setelah menghabiskan sebagian besar karier Formula 1 bersama Mercedes.

Kepindahan tersebut menjadi salah satu transfer pembalap terbesar dalam sejarah modern Formula 1 karena mempertemukan pembalap dengan rekor tujuh gelar juara dunia dengan tim paling bersejarah di kejuaraan tersebut.

Kini hubungan Hamilton dengan Ferrari juga berkembang di luar lintasan.

Berita Terkait