Balap . 01/09/2026, 16:17 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Rentetan kejadian tersebut menjelaskan mengapa Mandalika memiliki posisi berbeda dibandingkan sirkuit lainnya bagi Marquez. Kekhawatirannya bukan semata-mata mengenai karakter lintasan, tetapi juga berkaitan dengan sejarah hasil buruk dan kecelakaan yang dialaminya di Indonesia.
Kondisi fisik juga menjadi faktor penting dalam perjuangan Marquez musim ini. Masalah pada bahu kanannya membuat karakter sebuah sirkuit dapat memberikan pengaruh lebih besar terhadap performanya.
Marquez harus memaksimalkan lintasan yang cocok dengan kondisi fisik dan gaya balapnya. Sirkuit dengan banyak tikungan berlawanan arah jarum jam secara umum lebih menguntungkan baginya.
Sebaliknya, ketika menghadapi lintasan yang kurang sesuai, targetnya adalah membatasi kehilangan poin sebanyak mungkin.
Strategi tersebut menjadi semakin penting karena persaingan kejuaraan semakin ketat menjelang bagian akhir musim. Satu akhir pekan buruk dapat mengubah posisi pembalap secara signifikan, seperti yang dialami Marquez di Silverstone.
MotoGP Aragon menjadi contoh bagaimana Marquez mampu memaksimalkan sirkuit yang cocok dengannya. Ia berhasil meraih kemenangan dalam Sprint sekaligus balapan utama.
Marquez menyadari bahwa hasil maksimal di sirkuit yang menguntungkannya merupakan sebuah keharusan apabila ingin mempertahankan peluang menjadi juara dunia.
"Seperti yang saya katakan, jika kami ingin memiliki peluang sekecil apa pun untuk bertarung memperebutkan kejuaraan, di sirkuit yang bagus bagi kami, kami tidak boleh kehilangan poin," ujar Marquez.
"Itulah yang kami lakukan akhir pekan ini. Ini merupakan sirkuit yang bagus, kami mendapatkan hasil terbaik, bahkan Martin sedikit kesulitan akhir pekan ini."
Kemenangan di Aragon sekaligus menjadi kemenangan ganda ketiga Marquez sepanjang musim 2026. Sebelumnya, ia juga berhasil menyapu kemenangan Sprint dan balapan utama di Hungaria serta Jerman.
Marquez juga telah meraih kemenangan balapan utama di Ceko. Rangkaian hasil tersebut membuatnya tetap berada dalam persaingan meskipun beberapa akhir pekan sulit sempat menghambat perolehan poinnya.
Marquez memperkirakan persaingan menuju akhir MotoGP 2026 tidak akan mudah. Jorge Martin tetap menjadi lawan utama dalam perebutan gelar, sementara Marco Bezzecchi juga diperkirakan memiliki kecepatan kuat pada seri-seri berikutnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media