Balap . 02/09/2026, 17:56 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Jorge Martin tetap memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 menjelang seri Misano. Namun, keunggulan pembalap Aprilia itu belum aman karena Marc Marquez terus mendekat dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.
Usai akhir pekan yang sulit di MotoGP Aragon, Martin kini hanya unggul 19 poin atas Marc Marquez. Marco Bezzecchi juga masih berada dalam jangkauan, tertinggal 24 poin dari pemimpin klasemen. Jarak tersebut membuat tiga pembalap itu berpeluang saling menyalip pada seri berikutnya.
Martin mengaku cukup terkejut dapat memimpin klasemen saat masih berada dalam proses memahami karakter motor Aprilia. Ia menilai musim ini menjadi periode pembelajaran penting, terutama untuk membangun kecepatan dan rasa percaya diri secara konsisten.
“Bahkan ketika saya masih dalam proses belajar, saya memimpin. Itu gila. Saya sangat senang,” kata Martin.
Pernyataan tersebut menggambarkan posisi unik pembalap Spanyol itu. Martin telah mampu mengumpulkan poin penting sepanjang musim, tetapi ia merasa performa Aprilia dan pemahamannya terhadap motor belum mencapai potensi terbaik.
Di Aragon, Martin finis kelima pada Sprint dan balapan utama. Hasil itu memang tidak buruk untuk menjaga perolehan poin, tetapi belum cukup untuk mempertahankan momentum setelah kemenangan gandanya di Le Mans. Dalam 16 balapan terakhir, ia hanya meraih satu kemenangan Sprint dan belum kembali naik podium pada akhir pekan Aragon.
Martin menegaskan absennya ia pada seri Aragon musim lalu akibat cedera bukan alasan atas hasil yang didapat kali ini. Menurutnya, ada beberapa trek lain yang belum ia balapi pada musim sebelumnya, tetapi ia tetap sanggup tampil cepat.
Marc Marquez kini menjadi pesaing terdekat Martin di klasemen MotoGP 2026. Pembalap Ducati tersebut datang dengan status juara dunia bertahan dan menunjukkan kemampuan untuk memanfaatkan setiap peluang ketika lawannya mengalami akhir pekan yang kurang optimal.
Keunggulan 19 poin masih berarti, tetapi tidak cukup besar untuk membuat Martin bisa bersantai. Dalam satu akhir pekan MotoGP, perubahan posisi klasemen dapat terjadi dengan cepat melalui kombinasi hasil Sprint dan balapan utama.
Martin sadar Marc Marquez serta Marco Bezzecchi sama-sama layak dipandang sebagai kandidat juara dunia. Ia bahkan menyatakan siap bertarung apabila Marquez berhasil menyamakan atau melewati perolehan poinnya.
“Saya pikir Marco dan Marc adalah penantang gelar bersama saya. Saya merasa mulai sekarang bisa mempertahankan kepemimpinan itu, bahkan jika Marc mengejar,” ujar Martin.
Pernyataan itu menunjukkan Martin tidak menutup mata terhadap ancaman dari Ducati. Sebaliknya, ia menempatkan persaingan tersebut sebagai bagian yang normal dalam sebuah kejuaraan panjang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media