Balap . 04/09/2026, 13:48 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Eksperimen tersebut menjadi penting karena karakter mobil Formula 1 generasi 2026 berbeda dibandingkan mobil yang digunakan pada musim-musim sebelumnya.
Regulasi teknis baru membuat karakter mobil berubah, termasuk dalam penggunaan tenaga, aerodinamika, dan cara pembalap mengelola kendaraan di berbagai kondisi lintasan.
Perubahan tersebut disebut berpotensi memengaruhi beberapa kekuatan utama Piastri, terutama ketika melewati tikungan berkecepatan tinggi.
Piastri juga mengakui gaya mengemudinya belum selalu cocok dengan karakter mobil F1 2026.
Menurutnya, cara yang secara alami ingin ia gunakan untuk mengemudikan mobil tidak selalu menjadi cara tercepat untuk mengeksploitasi potensi kendaraan saat ini.
"Tahun ini khususnya, cara saya sebenarnya ingin mengemudikan mobil belum tentu menjadi cara terbaik untuk mengemudikan mobil-mobil ini," kata Piastri.
Ia menjelaskan masalah tersebut jauh lebih rumit daripada sekadar mengubah titik pengereman atau mengubah satu aspek teknik mengemudi.
Pada beberapa balapan, Piastri mampu menemukan pendekatan yang tepat. Namun, pada kesempatan lain, berbagai perubahan yang dicoba belum menghasilkan peningkatan signifikan.
Kondisi lintasan dengan daya cengkeram rendah juga disebut menjadi salah satu area yang membuat Piastri lebih kesulitan.
Piastri menilai rasa nyaman terhadap mobil sangat menentukan kemampuan seorang pembalap untuk tampil maksimal.
Ketika pembalap merasa nyaman, banyak proses mengemudi dapat dilakukan berdasarkan insting. Hal itu memberikan ruang lebih besar untuk memikirkan strategi, pengelolaan ban, dan kondisi balapan.
Sebaliknya, ketika pembalap tidak merasa nyaman, perhatian akan lebih banyak digunakan untuk mengendalikan mobil.
"Jika Anda merasa nyaman di dalam mobil, semuanya menjadi jauh lebih mudah," jelas Piastri.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media