Halangi Liam Lawson saat Kualifikasi, Oscar Piastri Turun dari P3 ke P6 di Monza
Oscar Piastri harus kehilangan posisi ketiga pada grid Formula 1 GP Italia setelah menerima penalti akibat menghalangi Liam Lawson dalam sesi kualifikasi di
fin.co.id - Oscar Piastri harus kehilangan posisi ketiga pada grid Formula 1 GP Italia setelah menerima penalti akibat menghalangi Liam Lawson dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Monza. Pembalap McLaren tersebut dijatuhi hukuman turun tiga posisi sehingga harus memulai balapan dari posisi keenam.
Insiden terjadi di Tikungan 1 ketika Piastri baru keluar dari jalur pit. Pada saat bersamaan, Lawson sedang menjalani push lap atau putaran cepat bersama Red Bull. Perbedaan kecepatan yang sangat besar membuat Piastri kesulitan mencari posisi aman tanpa mengganggu pembalap lain.
Piastri sebenarnya berhasil menghindari Max Verstappen yang lebih dahulu melaju melewatinya. Namun, Lawson berada tidak jauh di belakang Verstappen. Kondisi tersebut membuat Piastri tidak mempunyai cukup waktu dan ruang untuk kembali menyingkir.
Akibatnya, Lawson harus kehilangan waktu penting pada putaran cepatnya. Pembalap asal Selandia Baru itu akhirnya gagal melaju dari Q2 setelah hanya mencatatkan waktu tercepat ke-14.
Piastri Kehilangan Posisi Ketiga
Piastri menyelesaikan kualifikasi dengan menempati posisi ketiga. Hasil tersebut seharusnya membuat pembalap Australia itu memulai balapan dari barisan depan kedua.
Namun, pemeriksaan yang dilakukan steward setelah sesi kualifikasi mengubah susunan grid. Piastri dinyatakan telah menghalangi Lawson secara tidak sengaja dan tidak perlu. Ia kemudian menerima penalti standar berupa penurunan tiga posisi start.
Baca Juga
Dengan hukuman tersebut, Piastri turun dari posisi ketiga ke posisi keenam. Charles Leclerc memperoleh keuntungan dengan naik ke posisi ketiga, sedangkan Lewis Hamilton berhak menempati posisi keempat. Max Verstappen juga naik satu tingkat ke posisi kelima.
Perubahan ini dapat memberikan pengaruh cukup besar terhadap strategi balapan Piastri. Monza dikenal sebagai lintasan berkecepatan tinggi yang memberikan peluang menyalip, tetapi posisi start tetap penting untuk menghindari kemacetan dan potensi insiden pada lap pertama.
Piastri kini harus melewati sejumlah pesaing apabila ingin kembali bersaing di barisan terdepan. Ia juga berpotensi kehilangan waktu apabila terjebak dalam kereta DRS di belakang mobil yang memiliki kecepatan tinggi di lintasan lurus.
Steward Akui Piastri Tak Punya Pilihan
Menariknya, steward mengakui bahwa Piastri berada dalam situasi sulit. Pembalap bernomor 81 tersebut dinilai tidak mempunyai banyak pilihan setelah menyadari Verstappen dan Lawson datang dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga
Sebelum keluar dari pit, Piastri telah menerima informasi dari tim mengenai keberadaan Verstappen, Lawson, dan Carlos Sainz. Namun, ia tidak diberi tahu secara jelas bahwa Verstappen dan Lawson sedang menjalani push lap.
Piastri baru menyadari Verstappen sedang berada dalam putaran cepat ketika mendekati Tikungan 1. Ia kemudian memperlambat mobil secara signifikan dan menjaga posisinya di sisi kanan agar Verstappen dapat melewatinya.
Setelah Verstappen melintas, Lawson datang dalam jarak yang sangat dekat. Piastri tidak lagi mempunyai ruang atau waktu untuk menghindari pembalap Red Bull tersebut.