Balap

Bagnaia Dukung Format Baru MotoGP 2027, tapi Minta Warm-up Tetap Ada

Francesco Bagnaia mendukung perubahan format akhir pekan MotoGP yang akan diterapkan mulai musim 2027. Namun, pembalap yang akan meninggalkan

Bagnaia Dukung Format Baru MotoGP 2027, tapi Minta Warm-up Tetap Ada
Bagnaia, Image: @pecco63 / Instagram

Bagnaia Tetap Menilai Format Baru Sebagai Kemajuan

Terlepas dari permintaannya mengenai warm-up, Bagnaia tidak menolak format baru MotoGP 2027.

Sebaliknya, ia secara terbuka menyebut perubahan tersebut sebagai sebuah peningkatan. Keberadaan dua grid yang berbeda untuk Sprint dan Grand Prix menjadi salah satu alasan utama dukungannya.

"Kami selalu meminta dua grid start dan bukan hanya satu, jadi bagi saya ini bagus," kata Bagnaia.

Posisi Bagnaia cukup menarik karena ia akan memasuki era baru MotoGP bersama Aprilia setelah meninggalkan Ducati. Artinya, ia akan menjalani perubahan regulasi besar sekaligus bergabung dengan pabrikan baru.

Pengalaman Bagnaia dengan format tersebut juga akan menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan ketika regulasi baru mulai diterapkan.

Format MotoGP 2027 Akan Mengubah Strategi Pembalap

Perubahan format bukan hanya menyangkut susunan jadwal. Dengan adanya sesi Sprint qualifying pada Jumat dan kualifikasi Grand Prix pada Sabtu, tim harus mengatur ulang cara mereka menggunakan waktu latihan dan mempersiapkan motor.

Pembalap juga harus lebih cepat menemukan setelan yang tepat karena kesempatan untuk melakukan evaluasi akan semakin terbatas.

Dalam kondisi seperti itu, masukan Bagnaia mengenai warm-up memiliki konteks yang jelas. Sesi tambahan tersebut dapat memberikan kesempatan bagi pembalap untuk mengevaluasi kembali kondisi motor setelah seluruh aktivitas Sprint dan sebelum balapan utama.

Namun, keputusan akhir mengenai apakah warm-up akan dikembalikan tetap berada pada MotoGP dan pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan format 2027.

Penutup

Francesco Bagnaia pada dasarnya mendukung format baru MotoGP 2027, terutama karena Sprint dan Grand Prix akan memiliki grid start masing-masing. Ia hanya meminta satu perubahan, yaitu mengembalikan sesi warm-up pada Minggu pagi.

Permintaan tersebut berkaitan dengan kebutuhan pembalap untuk kembali memeriksa motor sebelum balapan, terutama ketika MotoGP memasuki era baru dengan mesin 850cc, ban Pirelli, motor baru, dan format akhir pekan yang lebih padat.

Bagi Bagnaia, perubahan format tetap merupakan langkah maju. Namun, warm-up dinilai masih memiliki fungsi penting untuk memastikan pembalap dan motor berada dalam kondisi siap sebelum balapan utama.

Tag #motogp

Berita Terkait