Bola

Tinggalkan Skuad Portugal Secara Sepihak, Cristiano Ronaldo Siap Terima Hukuman Berat!

Cristiano Ronaldo terancam sanksi larangan main enam bulan usai tinggalkan kamp latihan Timnas Portugal. Simak pengakuan sang kapten di sini!

Tinggalkan Skuad Portugal Secara Sepihak, Cristiano Ronaldo Siap Terima Hukuman Berat!
Tinggalkan Skuad Portugal Secara Sepihak, Cristiano Ronaldo Siap Terima Hukuman Berat!

fin.co.id - Keputusan mengejutkan diambil oleh megabintang Cristiano Ronaldo saat memperkuat Timnas Portugal dalam ajang UEFA Nations League. Penyerang berpengalaman tersebut terancam hukuman berat berupa larangan bermain hingga enam bulan akibat meninggalkan kamp pelatihan secara sepihak.

Aksi minggat yang dilakukan Ronaldo terjadi pada 29 September lalu. Keputusan tersebut dipicu oleh kekecewaannya setelah merasa dibohongi oleh pelatih kepala Portugal, Jorge Jesus.

Sehari sebelum insiden tersebut, tepatnya saat Portugal menghadapi Norwegia, Ronaldo diminta melakukan pemanasan selama 30 menit dan dijanjikan turun ke lapangan. Namun, hingga pertandingan berakhir, sang kapten tak kunjung mendapatkan kesempatan bermain.

Proses Disipliner dan Ancaman Sanksi Federasi

Menanggapi insiden tersebut, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) tidak tinggal diam. Proses disipliner resmi dimulai terhadap peraih lima trofi Ballon d'Or itu berdasarkan Pasal 160 Peraturan Disiplin FPF.

Berdasarkan regulasi tersebut, setiap pemain tim nasional yang meninggalkan sesi latihan, pertandingan, atau kegiatan tim tanpa alasan sah terancam sanksi larangan bermain antara 1 hingga 6 bulan.

Selain skorsing larangan merumput, status Ronaldo sebagai pemain profesional juga membuatnya dihadapkan pada sanksi denda finansial. Ia terancam denda berkisar antara 510 hingga 1.020 Euro, yang jika dikonversi setara dengan Rp 10,2 juta hingga Rp 20,4 juta.

Sikap Terbuka Ronaldo dan Permintaan Maaf

Menyadari kesalahan yang telah diperbuatnya, Cristiano Ronaldo secara terbuka menyatakan siap menerima segala bentuk sanksi yang dijatuhkan oleh federasi. Ia bahkan mengaku tidak mempermasalahkan seandainya dijatuhi hukuman maksimal, mengingat statusnya sebagai kapten tim yang seharusnya memberikan teladan yang baik.

"Saya paham bahwa ada konsekuensi dari tindakan saya ini, yakni hukuman dari Federasi Sepakbola Portugal. Saya yakin hukuman tersebut pasti berat. Saya bukan pemain sembarangan; saya adalah kapten tim, dan itu merupakan faktor yang memberatkan," tulis Ronaldo melalui akun media sosial pribadinya.

"Saya sudah meminta maaf, tetapi saya tahu bahwa setiap tindakan ada konsekuensi. Siapa pun yang terlibat dalam sepakbola, seperti saya, tahu bahwa aturan itu berlaku untuk siapapun, tanpa memandang status si pemain," pungkasnya.

Berita Terkait