Balap

Bagnaia Terus Kesulitan di Ducati, Dovizioso Prihatin

Andrea Dovizioso mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi yang tengah dihadapi Pecco Bagnaia di MotoGP 2026. Mantan pembalap Ducati tersebut

Bagnaia Terus Kesulitan di Ducati, Dovizioso Prihatin
Bagnaia, Image: @pecco63 / Instagram

fin.co.id - Andrea Dovizioso mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi yang tengah dihadapi Pecco Bagnaia di MotoGP 2026. Mantan pembalap Ducati tersebut menilai kesulitan Bagnaia sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan, terutama setelah sang juara dunia dua kali itu terus berjuang menemukan performa terbaiknya bersama motor Ducati.

Dovizioso bahkan mengaku dapat melihat penderitaan yang dialami Bagnaia melalui ekspresi wajahnya. Ia berharap pembalap asal Italia tersebut tidak sampai kehilangan kenikmatan dalam menjalani kariernya di dunia balap motor.

Performa Bagnaia Terus Menurun

Bagnaia pernah menjadi salah satu pembalap paling dominan di MotoGP setelah merebut gelar juara dunia pada 2022 dan 2023. Bersama Ducati, ia mampu menunjukkan konsistensi dan kecepatan yang membuatnya menjadi pesaing utama dalam perebutan gelar juara.

Namun, situasinya berubah setelah persaingan gelar pada 2024. Performa Bagnaia mengalami penurunan dan ia semakin kesulitan menemukan kenyamanan ketika mengendarai motor Desmosedici.

Pada musim 2025, Bagnaia hanya mampu meraih satu kemenangan. Salah satu masalah utama yang dihadapinya adalah kurangnya kepercayaan terhadap bagian depan motor, sehingga ia kesulitan mempertahankan performa yang biasanya menjadi kekuatannya.

Memasuki MotoGP 2026, persoalan tersebut belum sepenuhnya teratasi. Bagnaia justru menghadapi masalah cengkeraman ban belakang yang menurut laporan Crash.net tidak dialami pembalap Ducati lainnya dalam tingkat yang sama.

Hasil balapan yang belum sesuai harapan semakin memperlihatkan betapa sulitnya situasi yang harus dihadapi pembalap Italia tersebut. Sejumlah hasil finis di posisi ketiga menjadi pencapaian terbaiknya sejauh musim 2026 berjalan, berdasarkan laporan yang menjadi sumber artikel ini.

Dovizioso Melihat Situasi yang Tidak Biasa

Dovizioso, yang pernah memperkuat Ducati pada 2013 hingga 2020, memahami betapa pentingnya kepercayaan pembalap terhadap karakter motor. Ia juga pernah berperan dalam pengembangan Desmosedici hingga kembali menjadi motor yang mampu bersaing untuk kemenangan dan gelar juara dunia.

Karena pengalaman tersebut, komentar Dovizioso mengenai kondisi Bagnaia menjadi perhatian. Ia menilai situasi yang sedang dialami mantan penerusnya di tim pabrikan Ducati itu bukan sekadar persoalan ketidakpuasan terhadap hasil balapan.

Dalam podcast di kanal YouTube miliknya, Dovizioso mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perilaku dan pernyataan Bagnaia.

"Perilaku dan apa yang dia katakan sedikit membuat saya takut," ujar Dovizioso.

Ia juga menyampaikan harapan agar Bagnaia tidak menjalani balapan dalam kondisi yang membuatnya terus menderita. Menurut Dovizioso, kekhawatiran itu muncul dari pengamatannya terhadap ekspresi Bagnaia.

"Saya bisa melihat dari matanya bahwa dia benar-benar menderita," katanya.

Berita Terkait