Balap

Marc Marquez Berebut Gelar dengan Aprilia, Pedro Acosta Pilih Netral

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat menjelang Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island. Di tengah duel Marc Marquez dan

Marc Marquez Berebut Gelar dengan Aprilia, Pedro Acosta Pilih Netral
Pedro Acosta, Image: @37pedroacosta / Instagram

fin.co.id - Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat menjelang Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island. Di tengah duel Marc Marquez dan para pembalap Aprilia, Pedro Acosta menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengesampingkan kepentingan KTM demi membantu calon rekan setimnya di Ducati musim depan.

Acosta masih membela KTM pada musim 2026 dan ingin menutup perjalanannya bersama pabrikan Austria tersebut dengan hasil terbaik. Karena itu, ia tidak ingin terlibat dalam strategi yang menguntungkan pembalap tertentu dalam perebutan gelar juara dunia.

Sikap tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan antarpembalap di luar lintasan tidak selalu menentukan pendekatan mereka ketika balapan berlangsung. Meskipun akan bergabung dengan Marc Marquez di tim pabrikan Ducati pada 2027, Acosta tetap memprioritaskan tanggung jawabnya bersama KTM hingga akhir musim ini.

Pedro Acosta Fokus pada Hasil Terbaik Bersama KTM

Pedro Acosta menegaskan bahwa target utamanya saat ini adalah memberikan hasil maksimal bagi KTM dalam sisa balapan MotoGP 2026. Ia tidak ingin mengalihkan perhatian dari pekerjaannya sendiri hanya karena persaingan gelar juara dunia melibatkan Marc Marquez.

Dalam wawancara yang dikutip Crash.net, Acosta menyampaikan bahwa tidak ada teman dalam persaingan tersebut. Ia ingin terus memberikan hasil terbaik untuk KTM sampai hari terakhir kebersamaannya dengan tim itu.

"Saya akan mencoba memberikan hasil terbaik yang saya bisa hingga hari terakhir, lalu tahun depan akan menjadi cerita yang berbeda," ujar Acosta.

Pembalap asal Spanyol tersebut juga berharap dapat kembali membawa KTM meraih podium dalam beberapa seri terakhir musim ini. Menurutnya, sejumlah sirkuit yang tersisa memiliki karakter yang cukup menguntungkan bagi timnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Acosta tidak ingin terlalu memikirkan kepentingan perebutan gelar yang melibatkan pembalap lain. Ia lebih memilih berkonsentrasi pada performa motor, peluang meraih podium, dan target pribadinya dalam klasemen kejuaraan dunia.

Meski akan menjadi rekan setim Marquez di Ducati pada musim depan, Acosta tidak memberikan indikasi bahwa ia akan mengorbankan peluangnya sendiri demi membantu pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut.

Persaingan Marc Marquez dan Aprilia Semakin Ketat

Sikap Acosta menjadi perhatian karena perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 melibatkan Marc Marquez dan para pembalap Aprilia. Persaingan semakin menarik menjelang GP Australia, terutama karena performa Aprilia menunjukkan peningkatan dibandingkan musim sebelumnya.

Aprilia memiliki dua pembalap yang mampu memberikan tekanan di barisan depan, yakni Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Keduanya menjadi bagian penting dalam persaingan melawan Marquez yang mengandalkan Ducati.

Bagi Acosta, peningkatan performa Aprilia merupakan salah satu tantangan yang perlu diperhitungkan pada akhir pekan balapan di Phillip Island. Ia menilai pabrikan tersebut telah membuat kemajuan besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Aprilia juga memiliki catatan positif di sirkuit tersebut. Pada GP Australia musim lalu, Bezzecchi dan Raul Fernandez berhasil membawa Aprilia meraih kemenangan dalam dua balapan yang digelar, yakni Sprint dan Grand Prix.

Acosta menyadari bahwa menghadapi Aprilia di Phillip Island tidak akan mudah. Meski demikian, ia tetap berusaha mencari peluang untuk mendekati para pembalap terdepan dan meraih hasil maksimal bersama KTM.

Pedro Acosta Waspadai Cuaca di Phillip Island

Selain persaingan dengan Aprilia, kondisi cuaca juga menjadi perhatian Acosta menjelang GP Australia. Phillip Island dikenal memiliki karakter sirkuit yang menantang, sementara perubahan cuaca dapat memengaruhi strategi dan performa pembalap.

Acosta bahkan berharap hujan turun selama akhir pekan balapan. Menurutnya, kondisi basah dapat membuka peluang bagi pembalap untuk menunjukkan kemampuan mereka dan menghasilkan persaingan yang menarik bagi penonton.

Cuaca yang tidak menentu juga dapat mengubah keseimbangan persaingan antarpabrikan. Pemilihan ban, pengaturan motor, serta kemampuan pembalap menyesuaikan gaya berkendara menjadi faktor penting ketika kondisi lintasan berubah.

Meski demikian, Acosta tetap menyadari bahwa Aprilia memiliki modal kuat untuk menghadapi GP Australia. Karena itu, ia tidak ingin memasang target berlebihan dan memilih berkonsentrasi untuk menjaga daya saing KTM sepanjang akhir pekan.

Pada musim sebelumnya, Acosta mencatatkan podium Sprint dan finis di posisi kelima dalam balapan utama di Phillip Island. Hasil tersebut menjadi gambaran bahwa ia memiliki pengalaman yang cukup baik di sirkuit tersebut, meskipun persaingan musim ini menghadirkan tantangan berbeda.

Acosta Ingin Menutup Perjalanan Bersama KTM dengan Hasil Positif

GP Australia menjadi salah satu kesempatan bagi Acosta untuk memperbaiki hasil dan menambah poin dalam klasemen kejuaraan dunia. Ia memulai akhir pekan di Phillip Island dengan menempati posisi kelima klasemen, hanya terpaut satu poin dari Ai Ogura dan unggul 13 poin atas Fabio Di Giannantonio.

Posisi tersebut membuat Acosta masih memiliki kepentingan tersendiri dalam persaingan klasemen. Ia tidak hanya mengejar podium, tetapi juga berusaha mempertahankan posisinya di antara para pembalap papan atas.

Dengan beberapa balapan tersisa, setiap poin dapat memberikan pengaruh terhadap posisi akhir musim. Karena itu, membantu pembalap lain tanpa alasan yang berkaitan dengan kepentingan timnya sendiri bukan menjadi prioritas Acosta.

Kepindahannya ke Ducati pada 2027 memang akan mempertemukannya dengan Marquez dalam satu garasi. Namun, untuk saat ini, keduanya masih memiliki kepentingan berbeda karena membela pabrikan masing-masing.

Penutup

Pedro Acosta memilih berkonsentrasi pada targetnya sendiri di tengah persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 yang melibatkan Marc Marquez dan Aprilia. Ia ingin memberikan hasil terbaik bagi KTM hingga akhir musim, tanpa mengutamakan kepentingan pembalap lain.

Sikap tersebut menegaskan bahwa status sebagai calon rekan setim tidak otomatis mengubah prioritas seorang pembalap ketika masih membela tim berbeda. Di Phillip Island, Acosta akan berusaha memaksimalkan peluang meraih podium, sementara Marquez dan para pembalap Aprilia melanjutkan perjuangan mereka dalam perebutan gelar juara dunia.

References

Crash.net - Pedro Acosta Has “No Friends” in Marc Marquez vs Aprilia MotoGP Title Battle

Berita Terkait