Balap

Isack Hadjar Sebut Max Verstappen Bisa Lebih Dominan jika Membela Ferrari

Isack Hadjar melontarkan penilaian menarik mengenai performa Max Verstappen di Formula 1 2026. Menurut pembalap Red Bull tersebut, Verstappen berpotensi meraih

Isack Hadjar Sebut Max Verstappen Bisa Lebih Dominan jika Membela Ferrari
Max Verstappen, Image: @maxverstappen1 / Instagram

fin.co.id - Isack Hadjar melontarkan penilaian menarik mengenai performa Max Verstappen di Formula 1 2026. Menurut pembalap Red Bull tersebut, Verstappen berpotensi meraih kemenangan dengan selisih lebih besar di Grand Prix Singapura jika mengendarai mobil Ferrari, meskipun pada kenyataannya ia tampil dominan bersama Red Bull.

Pernyataan itu muncul setelah Verstappen meraih dua kemenangan beruntun di Malaysia dan Singapura. Hasil tersebut memperlihatkan peningkatan performa Red Bull dalam beberapa seri terakhir, tetapi Hadjar menilai kecepatan mobil bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil balapan.

Isack Hadjar Nilai Ferrari Lebih Cepat di Singapura

Hadjar menilai Red Bull belum tentu memiliki mobil tercepat di setiap sirkuit. Ia mengakui bahwa mobil Red Bull tampil sangat kompetitif di Malaysia, tetapi situasinya berbeda ketika tim tersebut berlaga di Singapura.

Menurut Hadjar, Ferrari justru memiliki keunggulan dalam hal kecepatan di sirkuit jalan raya Marina Bay. Ia bahkan berpendapat bahwa Verstappen dapat memenangkan balapan dengan margin lebih besar apabila menggunakan mobil Ferrari.

Hadjar menjelaskan bahwa mobil Red Bull masih cukup sulit dikendarai. Kondisi tersebut membuatnya tidak sepenuhnya sepakat dengan anggapan bahwa timnya telah memiliki mobil tercepat di Formula 1 saat ini.

Penilaian Hadjar juga memperlihatkan bahwa kemenangan seorang pembalap tidak selalu menjadi bukti mutlak bahwa mobil yang digunakannya merupakan yang paling cepat. Kemampuan mengelola ban, menentukan strategi, dan memaksimalkan peluang saat kualifikasi tetap berpengaruh terhadap hasil akhir.

Verstappen Maksimalkan Peluang di Kualifikasi

Meskipun menilai Ferrari lebih cepat di Singapura, Hadjar tetap mengakui kemampuan Verstappen dalam memanfaatkan situasi. Pembalap asal Belanda tersebut berhasil merebut pole position dengan keunggulan sekitar 0,05 detik atas pesaing terdekatnya.

Menurut Hadjar, keunggulan tipis tersebut menjadi faktor penting karena posisi start sangat menentukan peluang pembalap di sirkuit jalan raya seperti Singapura. Kesempatan menyalip yang terbatas membuat posisi terdepan memberikan keuntungan strategis.

Hadjar juga menyoroti kondisi ban yang digunakan Ferrari saat balapan. Ia menyebut Ferrari tidak memiliki ban baru untuk kompon lunak, sehingga situasi tersebut dapat memengaruhi performa mereka sepanjang lomba.

Dalam pandangannya, Verstappen berhasil memaksimalkan seluruh peluang yang tersedia, terutama ketika menjalani sesi kualifikasi. Keberhasilan tersebut membuatnya mampu mempertahankan keunggulan hingga balapan berakhir.

Dengan demikian, penilaian Hadjar bukan berarti mengecilkan pencapaian Verstappen. Sebaliknya, ia membedakan antara kecepatan dasar mobil dan kemampuan pembalap dalam memanfaatkan potensi kendaraan yang tersedia.

Oscar Piastri Ikut Menyoroti Performa Ferrari dan Red Bull

Pandangan Hadjar mendapat konteks tambahan dari pembalap McLaren, Oscar Piastri. Ia mengakui bahwa Red Bull mengalami peningkatan performa yang cukup besar dalam beberapa seri terakhir.

Berita Terkait