Balap . 28/10/2026, 12:58 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Persaingan internal Mercedes semakin menarik setelah Kimi Antonelli tampil impresif sepanjang Formula 1 2026. Performa pembalap muda asal Italia tersebut membuat status George Russell sebagai andalan utama tim mulai dipertanyakan. Mantan penasihat Red Bull, Helmut Marko, bahkan menilai Russell telah kehilangan posisinya sebagai pembalap nomor satu Mercedes.
Namun, pandangan berbeda disampaikan bos Mercedes, Toto Wolff. Ia menolak anggapan bahwa Russell sudah kehilangan peluang untuk menjadi juara dunia F1, meskipun rekan setimnya kini berada di ambang gelar juara musim 2026.
Helmut Marko menilai dominasi Kimi Antonelli telah mengubah peta persaingan di dalam Mercedes. Sebelum musim dimulai, Russell dipandang sebagai salah satu kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Akan tetapi, perkembangan musim ini justru memperlihatkan Antonelli mampu mengambil alih perhatian utama.
Kemenangan Antonelli di Grand Prix Amerika Serikat membuat posisinya semakin dekat dengan gelar juara dunia pertamanya. Berdasarkan situasi klasemen yang dilaporkan dalam pemberitaan tersebut, pembalap berusia 20 tahun itu hanya membutuhkan tambahan dua poin untuk memastikan gelar.
Kondisi tersebut menjadi dasar bagi Marko untuk mempertanyakan apakah Russell masih memiliki peluang mendapatkan status utama di Mercedes maupun kesempatan lain untuk memperjuangkan gelar juara dunia.
"Russell bukan lagi pembalap nomor satu," kata Marko. Ia menilai Antonelli telah mengambil alih posisi tersebut dan meragukan apakah Russell akan kembali mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi juara dunia.
Pernyataan Marko terbilang tajam karena Russell sebelumnya dipandang sebagai pembalap yang lebih diunggulkan untuk memimpin Mercedes. Kini, situasi persaingan justru berubah setelah Antonelli mampu menunjukkan performa yang konsisten dan meraih hasil penting.
Toto Wolff tidak sepakat dengan penilaian Marko mengenai masa depan Russell. Kepala tim Mercedes tersebut mengakui bahwa mantan penasihat Red Bull itu memiliki pandangannya sendiri, tetapi ia tetap percaya Russell mempunyai kemampuan untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Wolff bahkan menilai persoalan Russell tidak bisa disederhanakan menjadi masalah kemampuan atau hilangnya status sebagai pembalap utama. Menurutnya, karakter mobil Mercedes saat ini mungkin belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan dan gaya berkendara Russell.
"Saya pikir dia keliru soal George. George memiliki semua kemampuan yang dibutuhkan. Menurut saya, mobilnya tidak cocok untuk dia," ujar Wolff, sebagaimana dikutip Motorsport.com dalam pemberitaan yang dirujuk Crash.net.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Mercedes tidak serta-merta menganggap Russell telah kehilangan kualitasnya hanya karena kesulitan menghadapi Antonelli. Performa seorang pembalap juga dipengaruhi oleh karakter mobil, tingkat kepercayaan diri, serta kemampuannya beradaptasi dengan kondisi teknis yang tersedia.
Wolff juga menyinggung tekanan yang mungkin dirasakan Russell pada awal musim. Ketika seorang pembalap merasa memiliki peluang besar untuk menjadi juara, kemunculan rekan setim yang tampil sangat kuat dapat mengubah dinamika persaingan di dalam tim.
Dalam situasi seperti itu, Russell harus menghadapi tantangan bukan hanya dari pembalap tim lain, tetapi juga dari Antonelli yang menggunakan mobil dengan dukungan teknis dan fasilitas yang sama.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media