Bola

Bongkar Penyebab Kekalahan Liverpool dari Fenerbahce, Iraola: Kami Kebobolan Tiga Bola Mati

Liverpool tumbang 2-3 dari Fenerbahce di Liga Champions! Rekor buruk perdana Andoni Iraola usai telan dua kekalahan beruntun kurang dari sepekan.

Bongkar Penyebab Kekalahan Liverpool dari Fenerbahce, Iraola: Kami Kebobolan Tiga Bola Mati

fin.co.id - Awal bulan November 2026 menjadi periode kelam bagi Liverpool. Skuad berjuluk The Reds tersebut harus menerima kenyataan pahit usai menelan dua kekalahan beruntun dalam tempo kurang dari sepekan. Catatan minus ini sekaligus menjadi rekor buruk perdana bagi Liverpool di bawah komando manajer anyar mereka, Andoni Iraola.

Hasil mengecewakan terbaru dialami Liverpool pada matchday keempat fase liga UEFA Champions League (UCL) 2026/2027 yang berlangsung Kamis (5/11/2026) dini hari WIB. Melawat ke Sukru Saracoglu Stadium, Merseyside Merah dipaksa menyerah 2-3 dari tuan rumah Fenerbahce.

Laga berjalan dramatis lantaran Liverpool sebenarnya sempat dua kali unggul atas tim tuan rumah. Pemain muda Trey Nyoni membawa Liverpool memimpin lebih dulu, sebelum Fenerbahce menyamakan kedudukan melalui aksi Mason Greenwood. Usai jeda antarbabak, Alexander Isak kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa tim tamu unggul 2-1.

Namun, pertahanan Liverpool rapuh di paruh akhir laga. Fenerbahce membalas lewat gol Archie Brown untuk menyamakan skor menjadi 2-2. Petaka bagi Liverpool akhirnya datang ketika sundulan tajam Vedat Muriqi mengoyak jala gawang tim tamu sekaligus mengunci kemenangan 3-2 untuk Fenerbahce.

Dua Kekalahan Beruntun dalam Sepekan

Kekalahan di Istanbul melanjutkan tren negatif Virgil van Dijk dan kawan-kawan. Pada akhir pekan lalu, Liverpool juga harus menanggung malu di hadapan pendukungnya sendiri usai takluk 0-1 dari Arsenal pada lanjutan Premier League di Anfield.

Dua hasil minus ini melahirkan rekor kelam bagi Andoni Iraola. Juru taktik asal Spanyol tersebut untuk pertama kalinya merasakan kekalahan dalam dua pertandingan berturut-turut sejak resmi menukangi Liverpool pada musim panas 2026.

Iraola secara terbuka membeberkan penyebab utama kegagalan timnya memetik poin di markas Fenerbahce. Ia menilai lini pertahanan Liverpool tampil sangat rapuh dalam mengantisipasi skema bola-bola mati (set piece) yang dilancarkan anak-asuh lawan.

"Alasan utama yang dapat saya temukan mengapa kami kalah dalam pertandingan ini adalah karena kami kebobolan dari tiga situasi bola mati. Padahal, mengantisipasi bola mati adalah sesuatu yang sedianya kami lakukan dengan sangat baik di kompetisi domestik hingga hari ini," ujar Iraola usai pertandingan, mengutip laporan dari BBC.

Evaluasi Lini Pertahanan Liverpool

Berita Terkait