Balap

Perang Internal Ferrari Memanas, Hamilton Tak Mau Dibungkam Usai Bersitegang dengan Leclerc

Perselisihan antara Lewis Hamilton dan Charles Leclerc setelah Grand Prix Meksiko masih menjadi sorotan. Hamilton kembali menegaskan bahwa dirinya tidak akan

Perang Internal Ferrari Memanas, Hamilton Tak Mau Dibungkam Usai Bersitegang dengan Leclerc
Lewis Hamilton, Image: @lewishamilton / Instagram

fin.co.id - Perselisihan antara Lewis Hamilton dan Charles Leclerc setelah Grand Prix Meksiko masih menjadi sorotan. Hamilton kembali menegaskan bahwa dirinya tidak akan menarik atau menyembunyikan pendapatnya mengenai insiden tersebut. Ia juga merasa duel dengan rekan setimnya itu telah merugikan Ferrari dan menghilangkan peluang meraih hasil lebih baik.

Ketegangan kedua pembalap Ferrari terjadi pada lap pertama di Autodromo Hermanos Rodriguez. Leclerc terlibat duel sengit dengan Hamilton dan melakukan manuver menyalip dengan melewati chicane. Insiden tersebut membuat Hamilton kehilangan posisi dan akhirnya berada di belakang Max Verstappen.

Verstappen kemudian berhasil memenangkan balapan, sementara Leclerc harus puas finis di posisi keempat setelah menerima penalti waktu lima detik karena meninggalkan lintasan dan mendapatkan keuntungan.

Hamilton menilai kejadian tersebut seharusnya bisa dihindari. Menurutnya, Ferrari memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan, bahkan mengamankan posisi pertama dan kedua apabila kedua pembalapnya tidak terlibat perselisihan di awal balapan.

Hamilton Merasa Leclerc Lebih Agresif Saat Melawannya

Hamilton juga mengungkapkan bahwa ia merasakan adanya perbedaan cara Leclerc menghadapi dirinya dibandingkan ketika berduel dengan pembalap lain.

Ketika ditanya apakah Leclerc memang cenderung lebih agresif saat melawannya, juara dunia tujuh kali tersebut mengaku memiliki pandangan yang sama.

Hamilton kemudian membandingkan kejadian di Meksiko dengan situasi saat Grand Prix Singapura. Ia menyebut Leclerc pernah memiliki kesempatan untuk mengambil posisi terdepan di Tikungan 1, tetapi saat itu memilih mengurangi agresivitas dan mundur dari duel.

Menurut Hamilton, pendekatan Leclerc ketika berhadapan dengan rekan setimnya bukanlah sesuatu yang baru. Ia juga mengingat pengalaman sebelumnya ketika masih menjadi rekan setim Sebastian Vettel dan Carlos Sainz di Ferrari.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan antara Hamilton dan Leclerc bukan sekadar insiden perebutan posisi di satu tikungan. Hamilton merasa ada pola persaingan yang perlu dibicarakan secara internal agar tidak kembali merugikan tim.

Hamilton Masih Frustrasi dan Menuntut Pembicaraan Serius

Hamilton mengaku belum bisa melupakan insiden tersebut. Ia masih merasa frustrasi karena Ferrari sebenarnya mempunyai peluang besar untuk mendapatkan hasil maksimal di Meksiko.

Pembalap asal Inggris itu menilai perkembangan mobil Ferrari sepanjang musim sudah menunjukkan hasil positif. Ia juga memberikan apresiasi terhadap pekerjaan tim dalam menghadirkan sejumlah peningkatan pada mobil.

Hamilton menyebut Ferrari bahkan telah mengumpulkan lebih banyak poin dibandingkan tim lain dalam tiga atau empat balapan terakhir. Karena itu, kehilangan kesempatan meraih kemenangan dan kemungkinan finis satu-dua menjadi sesuatu yang disayangkan.

Ia menegaskan bahwa pembicaraan serius perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita Terkait