Penalti Mesin Paksa Verstappen Start dari Belakang, Tak Berharap Keajaiban di GP Brasil
Max Verstappen menghadapi tantangan berat dalam balapan Formula 1 GP Brasil 2026 setelah harus memulai lomba dari posisi ke-21. Hukuman tersebut diberikan
fin.co.id - Max Verstappen menghadapi tantangan berat dalam balapan Formula 1 GP Brasil 2026 setelah harus memulai lomba dari posisi ke-21. Hukuman tersebut diberikan menyusul penggantian seluruh unit tenaga pada mobil Red Bull RB22 miliknya. Situasi ini membuat peluang Verstappen untuk kembali menembus barisan depan menjadi jauh lebih sulit.
Pembalap asal Belanda itu sebenarnya masih mampu menunjukkan kecepatan kompetitif dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Interlagos. Namun, hasil tersebut tidak banyak mengubah situasinya karena penalti membuatnya tetap harus memulai balapan dari barisan paling belakang.
Berbeda dengan GP Brasil 2024 ketika berhasil bangkit dari posisi ke-17 untuk meraih kemenangan, Verstappen kali ini tidak memasang ekspektasi setinggi itu. Ia menilai sejumlah perubahan dalam sistem balap Formula 1 membuat proses menyalip menjadi lebih rumit.
Penggantian Mesin Membuat Verstappen Kehilangan Posisi Start
Red Bull memutuskan memasang unit tenaga baru secara menyeluruh pada mobil RB22 Verstappen. Konsekuensinya, pembalap yang sudah mengoleksi empat gelar juara dunia tersebut harus menerima hukuman start dari posisi ke-21.
Kondisi itu membuat sesi kualifikasi memiliki arti yang berbeda bagi Verstappen. Meskipun tetap mengikuti seluruh rangkaian sesi awal, hasil yang diperolehnya tidak dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan posisi start yang lebih menguntungkan.
Dalam kondisi lintasan basah akibat hujan deras, Verstappen berhasil melewati Q1 dan melanjutkan perjalanan ke Q2. Akan tetapi, ia kemudian memilih tidak melanjutkan sesi tersebut demi menghemat persediaan ban basah.
Baca Juga
Keputusan itu juga berkaitan dengan perkiraan cuaca untuk hari balapan. Dengan kemungkinan hujan masih membayangi Interlagos, menjaga persediaan ban menjadi salah satu pertimbangan penting bagi Red Bull.
Kualifikasi Tertunda, Verstappen Menghabiskan Waktu di Garasi
Sesi kualifikasi GP Brasil berlangsung tidak sesuai jadwal setelah hujan deras mengguyur sirkuit. Kondisi lintasan menyebabkan Q1 langsung dihentikan melalui bendera merah, sementara para pembalap harus menunggu hingga situasi memungkinkan untuk kembali melaju.
Penundaan tersebut berlangsung lebih dari satu jam. Selama menunggu di garasi Red Bull, Verstappen sempat menyaksikan pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Nottingham Forest dan Manchester City.
Ia bahkan sempat melihat salah satu gol dalam pertandingan tersebut sebelum kembali masuk ke mobil untuk melanjutkan kualifikasi.
Baca Juga
Namun, pengalaman menunggu panjang itu tidak membuatnya merasa lebih santai. Verstappen justru melontarkan komentar bernada frustrasi mengenai waktu yang menurutnya terbuang sia-sia.
"Saya kehilangan 12 jam hidup saya hari ini yang tidak akan pernah bisa saya dapatkan kembali," ujar Verstappen kepada media, termasuk Motorsport.com, di Brasil.
Pernyataan tersebut menggambarkan situasinya yang kurang menguntungkan. Ia harus menjalani penundaan panjang dalam sesi yang pada akhirnya tidak terlalu menentukan posisi start akibat penalti mesin.