Musim 2024/25 menjadi momen puncak bagi Reijnders bersama AC Milan. Ia tampil dalam 54 pertandingan di semua kompetisi, mencetak 15 gol dan 5 assist, serta dinobatkan sebagai Gelandang Terbaik Serie A musim lalu.
“Itu adalah kehormatan besar bagi saya, apalagi musim lalu kami cukup kesulitan sebagai tim. Meraih penghargaan ini tetap sangat membanggakan,” tutur Reijnders.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan jumlah gol yang dicetak adalah hasil kerja kerasnya selama dua musim terakhir, dengan fokus khusus pada penyelesaian akhir.
Pengganti De Bruyne dan Solusi untuk Cedera Kovacic?
Reijnders diproyeksikan mengisi kekosongan di lini tengah yang ditinggalkan oleh Kevin De Bruyne, serta menggantikan peran Mateo Kovacic yang harus absen hingga tiga bulan akibat operasi tendon Achilles.
Pep Guardiola berharap kehadiran Reijnders mampu membantu tim kembali bersaing di papan atas Premier League, setelah musim lalu hanya finis di posisi ketiga.
Dengan kedatangan Tijjani Reijnders, Manchester City menegaskan ambisi besarnya untuk tetap menjadi kekuatan dominan di Inggris dan Eropa.
Baca Juga
Kreativitas, pengalaman, dan semangat juangnya diyakini bisa jadi kunci kesuksesan baru di bawah arahan Pep Guardiola.