fin.co.id - Selama bertahun-tahun, Yamaha dikenal sebagai pabrikan yang setia pada mesin inline, bertahan di tengah dominasi V4 yang dipelopori Ducati, Honda, dan rival lainnya.
Namun, era baru akhirnya tiba. Di Barcelona, Yamaha secara resmi memulai uji coba mesin V4 terbarunya sebuah langkah besar yang dinanti penggemar MotoGP.
Mengapa Yamaha Beralih ke V4?
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Performa Yamaha dalam beberapa tahun terakhir tertinggal jauh dari kompetitor, terutama dalam hal kecepatan dan akselerasi.
Data terbaru menunjukkan peningkatan: selisih waktu finis berkurang dari 39 detik (2023) menjadi 19 detik, dan lap tercepat meningkat hampir satu detik.
Baca Juga
Namun, untuk benar-benar bersaing, perubahan filosofi mesin menjadi keharusan.
Dovizioso & Fernandez: Duo Penting dalam Uji Coba
Yamaha memilih dua pembalap dengan karakter berbeda untuk menguji mesin baru ini:
-
Andrea Dovizioso : Veteran yang berpengalaman dengan mesin V4 selama bersama Ducati dan Honda.
-
Augusto Fernandez : Pembalap muda yang dikenal analitis, cocok untuk pengembangan teknis.
Maio Meregalli, Direktur Olahraga Yamaha, menegaskan bahwa uji coba ini masih fokus pada validasi fungsional, bukan evaluasi performa penuh.
Artinya, Yamaha ingin memastikan mesin V4 ini memiliki fondasi mekanis yang solid sebelum dioptimalkan lebih lanjut.