Bola . 18/07/2025, 15:42 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id – Timnas Indonesia U-23 memulai Kejuaraan ASEAN U-23 2025 dengan kemenangan meyakinkan 8-0 atas Brunei Darussalam. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengingatkan seluruh elemen tim agar tak cepat puas.
Menurut Erick, kemenangan atas Brunei belum mencerminkan kekuatan Garuda Muda yang sesungguhnya karena perbedaan kualitas tim yang mencolok. Ujian sebenarnya akan datang saat menghadapi Filipina U-23 pada laga kedua Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 18 Juli 2025 pukul 20.00 WIB.
Filipina tampil mengejutkan di laga pembuka dengan menundukkan Malaysia 2-0. Gol-gol Otu Bisong Banatao dan assist dari Javier Mariona serta Uriel Reyes Dalapo menunjukkan bahwa Filipina adalah tim yang solid meski sebagian besar pemainnya berasal dari universitas.
Pelatih Filipina, Garrath McPherson menolak anggapan bahwa timnya menang karena keberuntungan. Ia menegaskan kemenangan itu merupakan buah kerja keras dan hasil latihan yang konsisten.
Erick Thohir juga menyoroti performa Jens Raven, striker muda Indonesia yang mencetak enam gol ke gawang Brunei. Erick menyebut performa Raven belum bisa dijadikan tolak ukur karena kualitas lawan yang di bawah standar. Bahkan Manajer Timnas, Sumardji, menilai Raven belum cukup matang untuk menggantikan Ole Romeny di tim senior.
Pelatih Garuda Muda, Gerald Vanenburg, menyatakan fokus utamanya di turnamen ini adalah peningkatan performa tim secara bertahap. Dengan Victor Dethan kembali berlatih dan Jens Raven dipastikan fit, Vanenburg optimistis timnya bisa tampil lebih baik melawan Filipina.
Vanenburg menilai kekuatan Filipina setara dengan Indonesia. Ia menekankan pentingnya meraih kemenangan agar peluang lolos ke semifinal tetap terbuka. Jika menang atas Filipina, Indonesia akan mengoleksi enam poin dan bisa menghadapi Malaysia dengan lebih tenang.
Erick juga menyinggung minimnya jumlah suporter dalam laga melawan Brunei yang hanya dihadiri sekitar 2.000 penonton. Ia memprediksi jumlah penonton akan meningkat saat menghadapi Filipina. Sementara itu, Vanenburg menegaskan timnya tidak boleh bergantung pada dukungan penonton.
“Tanpa penonton pun kami tetap harus bermain bagus dan menang,” tegas pelatih asal Belanda tersebut.
McPherson menyatakan timnya dalam kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Malaysia. Ia mengaku sudah menganalisis kekuatan pemain kunci Indonesia seperti Dony Tri Pamungkas, Muhammad Ferarri, Arkhan Fikri, dan Rayhan Hannan sejak menjadi bagian staf timnas senior Filipina tahun lalu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media