fin.co.id - Red Bull Salzburg dan FC Porto akan membuka perjalanan Liga Europa saat berhadapan di Red Bull Arena, Jumat, 26 September 2025, pukul 02.00 WIB.
Salzburg datang sebagai wakil Austria yang tampil untuk ke-12 kalinya di kompetisi ini.
Sementara itu, Porto, juara Liga Europa musim 2010/11, akan menjalani musim kedelapannya di turnamen kasta kedua Eropa.
Performa Red Bull Salzburg
Salzburg hanya finis sebagai runner-up di Bundesliga Austria musim lalu, yang membuat mereka turun ke babak kualifikasi Liga Champions.
Meski sempat menyingkirkan Brann, harapan mereka untuk tampil ketujuh kalinya secara beruntun di UCL pupus setelah kalah dari Club Brugge. Alhasil, mereka harus melanjutkan perjalanan di Liga Europa.
Kembalinya Die Roten Bullen ke kompetisi ini sejak 2018/19 menjadi motivasi tersendiri.
Baca Juga
Saat terakhir tampil di Liga Europa, mereka tampil sempurna di fase grup dengan enam kemenangan dari enam laga, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di babak awal menjadi 15 pertandingan (11 menang, 4 imbang).
Namun, kondisi terkini Salzburg cukup mengkhawatirkan. Mereka gagal menang dalam tiga laga terakhir (1 imbang, 2 kalah), termasuk kekalahan 0-2 di kandang dari Sturm Graz akhir pekan lalu.
Hasil tersebut jelas bukan modal ideal untuk menghadapi Porto. Terlebih, dalam pertemuan terakhir dengan tim Portugal, Salzburg kalah 1-3 dari Benfica di Liga Champions 2023.
Performa FC Porto
Berbeda dengan Salzburg, Porto justru datang dengan tren positif. Rekor mereka melawan tim Austria sangat dominan: 5 kali menang dan 1 kali imbang dari enam pertemuan.
Baca Juga
Pasukan Francesco Farioli juga sedang berada di puncak performa. Enam kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 3-0 atas Rio Ave, mengantarkan mereka ke posisi teratas Liga Portugal.
Musim ini, Porto terlihat lebih segar dan kembali percaya diri bersaing dalam perebutan gelar setelah musim lalu hanya finis di posisi ketiga.
Meski demikian, catatan tandang Porto di Liga Europa masih menjadi pekerjaan rumah. Dalam 17 laga terakhir di markas lawan, mereka kalah 10 kali, termasuk kekalahan 2-3 dari AS Roma musim lalu yang menghentikan langkah mereka.