“Sekarang kita tunggu dan lihat apa yang terjadi selanjutnya (di bursa transfer musim dingin),” ujar Streuer menambahkan.
Pintu Twente Masih Sedikit Terbuka
Meskipun hubungan antara keduanya memburuk, FC Twente belum sepenuhnya menutup pintu bagi Mees Hilgers. Jan Streuer menyebut masih ada kemungkinan bagi sang pemain untuk sekadar duduk di bangku cadangan (bench) jika bersedia kembali bernegosiasi.
Namun, peluang itu tampaknya sangat kecil. Klub bahkan sudah mendatangkan dua bek baru, yakni Robin Propper dan Stav Lemkin, sebagai antisipasi kepergian Hilgers.
“Kemungkinan besar, pertandingan terakhir Mees bersama Twente sudah lewat,” tulis media Belanda Tubantia Sport.
Baca Juga
Hilgers dan Masa Depannya di Timnas Indonesia
Nasib Hilgers yang kini menganggur juga menimbulkan tanda tanya besar soal masa depannya di Timnas Indonesia. Bek kelahiran 1999 itu sempat menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Garuda, sebelum akhirnya nilainya menurun akibat jarang bermain.
Hilgers terakhir kali membela Indonesia pada FIFA Matchday September 2024, dan sejak itu tidak lagi dipanggil hingga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Beberapa tokoh sepak bola nasional bahkan sempat melontarkan kritik tajam, menilai komitmen sang pemain terhadap timnas mulai menurun. Namun, banyak juga yang berharap Hilgers bisa kembali dalam performa terbaiknya dan memperkuat lini belakang Garuda.
Baca Juga
Fokus Siapkan Langkah Baru
Untuk saat ini, Hilgers memilih fokus pada masa depan kariernya. Dengan status free agent, ia memiliki kebebasan untuk bergabung ke klub manapun tanpa biaya transfer.
Ada beberapa rumor yang menyebutkan bahwa klub-klub Asia Timur dan Timur Tengah sedang memantau situasinya. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Hilgers maupun agennya.
Sementara itu, Timnas Indonesia baru akan memiliki agenda besar pada Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Hal ini memberi waktu cukup panjang bagi Hilgers untuk memulihkan karier dan mencari klub baru sebelum kembali memperkuat Garuda.