fin.co.id - Juventus bertandang ke markas Lazio di Stadion Olimpiade Roma dalam laga lanjutan Serie A, pada Senin, 27 Oktober 2025, pukul 02.45 WIB.
Dua tim besar tersebut kini tengah kesulitan menemukan performa terbaiknya akan saling berhadapan dalam laga yang bisa menjadi titik balik bagi keduanya.
Krisis tampaknya belum beranjak dari kubu Bianconeri. Setelah dua kekalahan beruntun di Serie A, Juventus datang ke Roma dengan rasa percaya diri yang goyah.
Kekalahan 0-2 dari Como di laga sebelumnya memutus catatan 11 laga tak terkalahkan mereka di liga, meski sebagian besar hanya berakhir imbang.
Di kancah Eropa, nasib mereka juga tak lebih baik. Tim asuhan Igor Tudor baru saja takluk dari Real Madrid di Liga Champions, menambah daftar hasil buruk mereka menjadi lima kali imbang dan satu kekalahan dari enam pertandingan terakhir.
Duet penyerang Dusan Vlahovic dan Lois Openda gagal memanfaatkan peluang emas di Bernabeu, sebelum Jude Bellingham memastikan kemenangan Madrid dengan gol jarak dekat.
Baca Juga
Lebih mengkhawatirkan lagi, Juventus belum mencetak gol dalam tiga laga terakhir, lebih dari 300 menit tanpa torehan satu pun. Kini, menghadapi Lazio menjadi ujian krusial untuk mengakhiri paceklik tersebut.
Sejarah Bisa Jadi Penyemangat
Jika menengok catatan pertemuan, Juventus punya modal positif. Mereka hanya gagal mencetak gol sekali dari 29 laga tandang terakhir kontra Lazio di Serie A. Sejarah itu bisa menjadi motivasi penting bagi skuad Turin yang tengah kehilangan arah.
Pelatih Igor Tudor kemungkinan akan mengembalikan Manuel Locatelli ke lini tengah setelah dicadangkan di Madrid, menggantikan Weston McKennie.
Meski masih kehilangan Bremer dan Juan Cabal karena cedera, selebihnya Juventus dalam kondisi siap tempur.
Baca Juga
Di lini depan, Tudor masih mencari kombinasi terbaik antara Jonathan David, Openda, dan Vlahovic, yang sejauh ini sudah mencetak tujuh gol ke gawang Lazio.
Lazio Juga Belum Stabil di Bawah Maurizio Sarri
Di sisi lain, Lazio juga tengah berjuang keras keluar dari awal musim yang mengecewakan.
Setelah tiga kekalahan dari empat laga pertama, pasukan Maurizio Sarri mulai menunjukkan perbaikan dengan kemenangan telak 3-0 atas Genoa, disusul hasil imbang dramatis melawan Torino dan laga tanpa gol kontra Atalanta di Bergamo.