Bola . 27/10/2025, 21:05 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Media itu juga menambahkan pesan keras bagi FAM agar tidak mempermainkan aturan demi keuntungan jangka pendek.
“Jika Anda ingin membangun tim multietnis, setidaknya semua dokumen harus valid. Tapi hal ini tidak berlaku di sepak bola Malaysia,” lanjut La Nacion tajam.
Malaysia Disebut Iri dengan Indonesia
Yang menarik, publik Argentina juga melihat ada rasa iri Malaysia terhadap Indonesia di balik langkah gegabah tersebut.
Mereka menilai Malaysia ingin meniru kesuksesan Indonesia dalam menjalankan program naturalisasi pemain keturunan Eropa, namun memilih cara yang salah.
“Naturalisasi pemain secara massal dari latar belakang sepak bola berkualitas tinggi merupakan tren di sepak bola Asia,” tulis La Nacion.
“Seperti halnya Indonesia atau Uni Emirat Arab (UEA), Malaysia sebenarnya juga ingin melakukan hal yang sama. Tetapi terlalu terburu-buru dan mengambil jalan yang salah.”
Pernyataan ini menjadi viral di media sosial, terutama di kalangan penggemar sepak bola Indonesia. Banyak netizen Tanah Air yang menilai, komentar media Argentina tersebut tepat sasaran.
Daftar Pemain Naturalisasi Malaysia yang Disorot
Selain tiga pemain asal Argentina, Malaysia juga menaturalisasi pemain dari berbagai negara lain, di antaranya Barbados, Spanyol, Belanda, Australia, Brasil, Belgia, dan Finlandia.
Namun dari sejumlah pemain itu, hanya sebagian kecil yang benar-benar memiliki hubungan darah atau ikatan keluarga yang sah dengan Malaysia.
Langkah “asal-asalan” ini justru memperburuk citra sepak bola Malaysia di mata dunia.
Bahkan beberapa media asing menyebut, Malaysia kini menjadi “negara percobaan” dalam hal naturalisasi pemain.
Menanti Keputusan Banding FIFA
Pemerintah Malaysia dan FAM saat ini tengah menunggu keputusan banding FIFA yang dijadwalkan keluar pada 30 Oktober 2025.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media