Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pemain berusia 25 tahun itu kini terbuka untuk kembali ke Premier League demi menyelamatkan karier internasionalnya.
Meski dikenal memiliki energi tinggi dan determinasi kuat, data statistik menunjukkan bahwa performa Gallagher belum cukup impresif di beberapa area penting permainan.
Berikut ini beberapa data per 90 menit yang dirangkum dari sumber-sumber analis Eropa:
-
Akurasi umpan: 87,8% (tergolong tinggi)
-
Tembakan per 90 menit: 1,33 (di atas rata-rata)
-
Umpan progresif: 3,84 (persentil ke-28, cukup rendah)
-
Umpan total: 48,34 (persentil ke-48, rata-rata)
-
Tackles: 2,32 (persentil ke-64, lumayan baik)
-
Duel udara dimenangkan: 0,47 (persentil ke-21, rendah)
Dari angka tersebut terlihat bahwa Gallagher unggul dalam agresivitas dan kecepatan, namun kurang dalam penguasaan bola dan distribusi. Dengan kata lain, dia lebih cocok sebagai gelandang menyerang, bukan sebagai pengatur tempo permainan yang kini sangat dibutuhkan Amorim.
Baca Juga
Apakah Cocok dengan Skema Ruben Amorim?
Manajer Manchester United, Ruben Amorim, dikenal dengan sistem 3-4-2-1 yang menuntut dua gelandang duduk lebih dalam untuk mengatur tempo permainan dan menjaga keseimbangan.
Dalam sistem seperti ini, Gallagher justru berpotensi salah posisi, karena gaya bermainnya yang agresif dan cenderung sering maju ke depan.
Amorim kabarnya lebih menyukai sosok seperti Morten Hjulmand, gelandang Sporting Lisbon, yang memiliki kemampuan distribusi bola dan ketenangan dalam penguasaan permainan dua hal yang menjadi kelemahan Gallagher.
Selain Gallagher, Manchester United juga dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama lain seperti:
-
Elliot Anderson (Newcastle United)
-
Carlos Baleba (Brighton & Hove Albion)
-
Adam Wharton (Crystal Palace)
-
Morten Hjulmand (Sporting Lisbon)
Direktur sepak bola United, Jason Wilcox, menegaskan bahwa klub kini mencari pemain dengan karakter kuat dan mental baja, bukan hanya sekadar pemain berbakat di atas kertas.
“Kami mencari pemain yang tahan tekanan dan bisa beradaptasi dengan tuntutan klub besar seperti Manchester United,” kata Wilcox.