fin.co.id - Rusia kembali menjadi sorotan dunia sepak bola. Setelah tiga tahun absen dari panggung internasional akibat sanksi FIFA dan UEFA sejak 2022, Negeri Beruang Merah dikabarkan sedang menyusun rencana besar yang membuat turnamen tandingan Piala Dunia.
Langkah ini mencuat setelah laporan World Soccer Talk menyebut bahwa Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) tengah mempertimbangkan penyelenggaraan turnamen antarnegara berskala besar yang akan digelar berbarengan dengan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Motifnya? Politik dan olahraga. Rusia ingin tetap eksis, kompetitif, dan relevan di dunia sepak bola meski pintu FIFA sedang tertutup rapat.
Sanksi Berat Sejak 2022
Sejak invasi ke Ukraina pada Februari 2022, Rusia merasakan dampak besar di dunia olahraga:
Baca Juga
-
Dilarang mengikuti ajang FIFA dan UEFA,
-
Tidak boleh mengikuti babak kualifikasi Piala Dunia,
-
Klub-klub Rusia dikeluarkan dari kompetisi Eropa,
-
Timnas Rusia kehilangan kesempatan berkompetisi di level internasional.
Dengan situasi tersebut, sangat wajar jika Rusia ingin menciptakan platform baru. Tanpa turnamen yang kompetitif, mereka akan tertinggal jauh dari negara lain dalam hal kualitas permainan maupun prestasi.
Turnamen Khusus Negara yang Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
Rusia kabarnya ingin mengundang negara-negara yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Format ini menarik karena memberi “panggung kedua” bagi tim-tim yang tersingkir di babak kualifikasi.
Beberapa negara yang disebut dalam rumor early list:
Dari Eropa
-
Yunani
-
Georgia
-
Azerbaijan
-
Lithuania
-
(potensi tambahan negara Eropa lainnya)
Dari Amerika Latin
-
Chile
-
Venezuela