Ridzuan mengatakan, FAM kini berada dalam situasi paling kacau sejak kasus ini mencuat.
“FAM harus mengakui para pejabatnya berbuat salah. Jangan keras kepala. Malaysia tidak bisa melawan FIFA,” ujarnya.
“FIFA punya akses data dari seluruh dunia. Jika kasus ini dibawa ke CAS, Malaysia hanya akan makin malu.”
Ia memperingatkan bahwa sanksi tambahan dari FIFA dapat membuat FAM semakin terpuruk.
Baca Juga
Dua Agen Asal Amerika Selatan Diduga Terlibat
Yang membuat kasus ini semakin panas, FIFA turut menyebut dua nama agen terkenal asal Amerika Selatan dalam dokumen investigasi:
-
Frederico Moraes
-
Nicolas Puppo
Sebelumnya, kedua nama ini nyaris tidak pernah terdengar di publik sepak bola Asia Tenggara. Namun, dalam dunia sepak bola Amerika Selatan, keduanya sangat dikenal.
Siapa Frederico Moraes?
-
CEO Pro Manager Sports & Marketing Company
-
Agen pemain top, seperti:
-
Joao Pedro (Chelsea)
-
Savinho (Manchester City)
-
-
Juga merupakan agen dari penyerang naturalisasi Malaysia yang terkena sanksi FIFA, Joao Figueiredo
Siapa Nicolas Puppo?
-
Berkarier di Elite Sports Management, salah satu jaringan agen terbesar di Amerika Selatan
-
Terlibat dalam sepak bola tingkat tinggi di Argentina dan Brasil
FIFA meminta polisi Malaysia dan negara lainnya untuk mengklarifikasi peran kedua agen tersebut, apakah mereka memiliki keterlibatan langsung dalam proses naturalisasi ilegal tujuh pemain.
Malaysia Terancam Krisis Reputasi Internasional
Datuk Seri Ridzuan mengingatkan bahwa jika penyelidikan internasional menemukan bukti keterlibatan pejabat FAM atau pihak lain dari Malaysia, maka Malaysia akan menghadapi skandal sepak bola terbesar dalam sejarahnya.