Slot belum lama ini menandatangani kontrak baru hingga Juni 2027 dengan peningkatan gaji signifikan serta sejumlah bonus terkait pencapaian gelar. Ini berarti, pemecatan tidak bisa dilakukan begitu saja.
Menurut laporan Sportbible, Slot menerima gaji sekitar 6,6 juta Poundsterling per tahun sebagai pelatih Liverpool.
Artinya, jika The Reds ingin mengakhiri kerja sama lebih cepat, mereka harus membayar sekitar 10 juta Poundsterling, atau setara Rp 220 miliar.
Nominal yang tentu tidak kecil dan membuat manajemen harus berpikir berkali-kali sebelum mengambil keputusan ekstrem.
Slot Klaim Masih Didukung Petinggi Klub
Menariknya, di tengah panasnya rumor pemecatan, Arne Slot justru menunjukkan sikap tenang. Ia mengaku masih mendapatkan kepercayaan penuh dari petinggi klub.
Baca Juga
“Saya berbicara dengan para petinggi Liverpool, kami membicarakan banyak hal,” kata Slot, dikutip melalui akun X Fabrizio Romano.
“Mereka tidak perlu menelepon saya setiap menit untuk menunjukkan kepercayaan mereka."
Slot juga menegaskan bahwa ia merasakan dukungan internal dan tidak merasa posisinya terancam, meski belum ada pembicaraan lanjutan setelah laga terakhir di Liga Champions melawan PSV.
Meski Slot tetap terlihat tenang, situasi di lapangan berkata lain. Pekan ini, Liverpool akan bertemu West Ham United, tim yang kerap memberi kejutan dan tidak mudah dikalahkan.
Baca Juga
Kekalahan lain di waktu sekrusial ini bisa menjadi vonis akhir bagi Slot.
Kepercayaan diri saja tidak cukup. Ia harus menunjukkan hasil konkret jika ingin bertahan lebih lama.
“Saya tidak cemas saat ini. Saya baik-baik saja,” ujarnya.
“Fokus utama saya bukan pada posisi saya, tapi bagaimana membuat tim tampil lebih baik. Saya tahu saya harus berbuat lebih baik lagi.”