fin.co.id – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menargetkan seri perdana Yamaha Cup Race (YCR) 2026 digelar pada Mei tahun depan dengan konsep yang lebih luas dan inklusif. Ajang ini kembali menyasar pembalap profesional hingga pelajar SMK dari berbagai daerah.
Manajer Motorsport YIMM, Wahyu Rusmayadi mengatakan, pihaknya telah mengajukan tiga seri YCR ke Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk dimasukkan ke kalender balap 2026.
"Untuk 2026, kita lanjutkan Yamaha Cup Race. Kita rencanakan seri pertama mulai bulan Mei 2026. Tiga seri sudah kita ajukan ke IMI, dengan pembuka di Makassar, seri kedua di Sumatera, dan seri ketiga kembali ke Pulau Jawa. Untuk lokasi pastinya masih menunggu kalender resmi dari IMI," ungkap Wahyu.
Selain fokus pada kompetisi, Yamaha terus memperkuat program pembinaan melalui kolaborasi dengan komunitas, pembalap profesional, serta melibatkan siswa SMK. Pada edisi 2026, kelas khusus SMK kembali dihadirkan dengan konsep yang dikembangkan ulang agar lebih relevan dan menarik.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas, pembalap profesional, dan adik-adik SMK. Di Yamaha Cup Race kami membuka kelas khusus SMK yang dikustom supaya lebih relevan. Di Drag Battle juga ada kelas SMK. Animonya sangat baik, dari Jabodetabek saja ada sekitar 50 SMK yang bergabung," jelas Wahyu.
Sementara itu, penutupan seri pamungkas YCR 2025 di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, berlangsung meriah. Balapan yang digelar pada 29–30 November 2025 tersebut berjalan aman dan kompetitif, diikuti pembalap dari berbagai daerah.
Baca Juga
Sebanyak 13 kelas dipertandingkan, mulai dari kategori beginner, rookie, novice, expert, hingga open class. Animo peserta juga menunjukkan tren positif, dengan total 145 starter di kelas YCR. Di sisi lain, Yamalube Turbo Matic Drag Battle mencatat 441 starter, sehingga total peserta dari dua event hampir mencapai 600 pembalap.
"Total gabungan dari dua event ini sekitar 580-an, hampir 600 starter," pungkas Wahyu.
Dengan dipastikannya penyelenggaraan YCR 2026, Yamaha menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem balap nasional secara berkelanjutan, mulai dari tingkat pelajar hingga pembalap profesional. Kehadiran seri di luar Pulau Jawa juga diharapkan memperluas jangkauan pembinaan serta memunculkan talenta baru dari berbagai wilayah di Indonesia.
(Dimas Rafi)